Perempuan Vietnam Tersangka Pembunuh Saudara Kim Jon Un Dibebaskan

Doan Thi Huong didakwa bersama SIti Aisyah karena meracuni Kim Jong Nam dengan mengolesi wajahnya dengan cairan VX, senjata kimia terlarang, di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 04 Mei 2019  |  15:31 WIB
Perempuan Vietnam Tersangka Pembunuh Saudara Kim Jon Un Dibebaskan
Tersangka Doan Thi Huong dari Vietnam (kiri atas), RI Jong Chol dari Korea Utara (kanan atas), Siti Aisyah dari Indonesia (kiri bawah) dan Muhammad Farid Bin Jallaludin (kiri bawah) terlihat dalam kombinasi siaran tidak bertanggal yang disiarkan oleh Royal Malaysia Police kepada Reuters, Minggu (19/2/2017). Keempatnya ditangkap karena diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam. - Royal Malaysia Police - Handout via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Seorang wanita Vietnam yang menghabiskan lebih dari dua tahun di penjara Malaysia dengan tuduhan membunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dibebaskan dari penjara dan kembali ke Vietnam.

Doan Thi Huong didakwa bersama SIti Aisyah karena meracuni Kim Jong Nam dengan mengolesi wajahnya dengan cairan VX, senjata kimia terlarang, di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017.

Jaksa penuntut Malaysia mencabut tuduhan pembunuhan terhadap Huong bulan lalu setelah dia mengaku bersalah atas tuduhan lain yang menyebabkan kerugian.

Wanita berusia 30 tahun itu tiba di Bandara Internasional Noi Bai Hanoi, tepat di luar ibu kota Vietnam, Jumat (3/5/2019) malam, di mana dia berbicara dengan sekelompok besar media yang berkumpul di dalam gedung terminal.

Dia merasa sangat senang dapat kembali ke negaranya dan sangat menantikan untuk menuju ke rumah keluarganya, sebuah kota kecil di provinsi Nam Dinh, 130 km (80 mil) dari Hanoi.

Menjelang kedatangannya, ayah Huong, Doan Van Thanh, mengatakan bahwa dia berencana untuk merayakan kembalinya putrinya dengan pesta besar di desa mereka.

“Kami akan menyembelih babi untuk pesta itu. Putri saya sangat suka ikan goreng, jadi kami akan menyiapkannya juga,” kata Thanh, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (4/5/2019).

Dalam surat yang dibagikan oleh pengacara Huong sebelum keberangkatannya dari Kuala Lumpur, Huong mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Vietnam dan Malaysia atas dukungan mereka.

Rekannya, Siti Aisyah, dibebaskan pada bulan Maret setelah jaksa penuntut juga membatalkan tuduhan pembunuhan terhadapnya.

Para pejabat Korea Selatan dan A.S. mengatakan bahwa pihak berwenang Korea Utara telah memerintahkan pembunuhan terhadap Kim Jong Nam, yang mengkritik aturan dinasti keluarganya. Pyongyang membantah tuduhan itu.

Pengacara pembela menyatakan bahwa para wanita itu bidak dalam pembunuhan yang diatur oleh agen-agen Korea Utara. Para wanita mengatakan bahwa mereka mengira mereka adalah bagian dari pertunjukan iseng dan tidak tahu mereka meracuni Kim.

Empat pria Korea Utara juga didakwa tetapi mereka meninggalkan Malaysia beberapa jam setelah pembunuhan dan masih bebas.

Malaysia dikritik karena mendakwa kedua wanita itu dengan pembunuhan - yang membawa hukuman mati wajib di negara Asia Tenggara - ketika pelaku utama masih dicari.

Huong, adalah seorang penyanyi yang pernah muncul di acara bakat Idol Vietnam, mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak punya rencana untuk kembali ke Malaysia segera, tetapi sedang mempertimbangkan rencana masa depannya.

"Saya masih tidak benar-benar tahu apa yang harus saya lakukan selanjutnya, tapi saya pikir saya ingin menjadi seorang aktris," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pembunuhan, kim jong un

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup