Mendagri Soal Banyak Petugas Pemilu Meninggal : Jadi Evaluasi Pemerintah

Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan banyaknya petugas pemilu yang meninggal dunia dan sakit lantaran menjalankan tugas Pemilu Serentak 2019 akan menjadi evaluasi pemerintah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 April 2019  |  22:29 WIB
Mendagri Soal Banyak Petugas Pemilu Meninggal : Jadi Evaluasi Pemerintah
Warga mengangkat jenazah Sudirdjo, seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu serentak 2019 yang meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di rumah sakit untuk dimakamkan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019). KPU Kota Bekasi mencatat sebanyak tiga orang petugas KPPS meninggal dunia usai bertugas dalam proses pemungutan suara Pemilu serentak 2019./ANTARA FOTO - Risky Andrianto

Bisnis.com, JAKARTA - Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan banyaknya petugas pemilu yang meninggal dunia dan sakit lantaran menjalankan tugas Pemilu Serentak 2019 akan menjadi bahan evaluasi pemerintah.

"Saya sebagai Mendagri dan atas nama pemerintah sangat prihatin banyaknya musibah,  wafatnya, sakitnya anggota KPPS dan anggota Polri serta TNI wafat, karena tanggung jawab yang berat di lapangan. Hal Ini tentunya akan menjadi catatan evaluasi pemerintah setelah selesainya pileg dan pilpres serentak tahun 2019 ini," kata Tjahjo dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

Pelaksanaan pemilu serentak, mulai dari persiapan, kampanye hingga hari pemungutan suara, dapat berjalan lancar berkat peran dan partisipasi seluruh pihak, tambahnya.

Sedikitnya 285 petugas penyelenggara pemilu meninggal dunia dalam menjalankan tugasnya. Sebanyak 230 di antaranya merupakan petugas KPPS dan 55 lainnya adalah pengawas.

Ratusan petugas pemilu tersebut diduga mengalami kelelahan ketika bertugas di hari pemungutan suara, hingga proses penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) dan kecamatan.

Sementara itu, terkait  rekapitulasi penghitungan perolehan suara, Tjahjo meminta semua pihak untuk menaruh kepercayaan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai lembaga yang dipercaya independen dalam menyelenggarakan pemilu.

"Kita harus percaya kepada KPU, tugasnya  berat,  diawasi semua pihak; sehingga KPU sebagai lembaga independen bisa mandiri sebagaimana ketentuan undang-undang," ujar Tjahjo.

Pemilu serentak 2019 disebut sebagai pemilu paling rumit yang pernah diselenggarakan di Indonesia, mengingat dalam satu hari dilakukan pemungutan suara untuk lima pemilihan, yakni: presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi dan anggota DPRD kabupaten/kota.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mendagri, Pemilu 2019

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup