Mantan Wapres AS Joe Biden Umumkan Pencalonan Diri dalam Pilpres 2020

Mantan wakil presiden Amerika Serikat Joe Biden akhirnya mengumumkan keputusannya untuk mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat dalam bursa calon presiden mewakili Demokrat pada Kamis (25/4/2019).
Iim Fathimah Timorria | 25 April 2019 18:16 WIB
Mantan Wakil Presiden AS Joe Biden maju sebagai kandidat dalam bursa calon presiden Partai Demokrat - Handout via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan wakil presiden Amerika Serikat Joe Biden akhirnya mengumumkan keputusannya untuk mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat dalam bursa calon presiden mewakili Demokrat pada Kamis (25/4/2019).

Pencalonan yang bakal menandai ketiga kalinya partisipasi Biden dalam bursa orang nomor satu AS itu ia umumkan melalui sebuah video kampanye yang dirilis pada Kamis (25/4/2019) pagi waktu setempat.

"Nilai-nilai inti bangsa ini, posisi kita di dunia, demokrasi kita, segala sesuatu yang telah membuat Amerika dipertaruhkan, adalah alasan mengapa hari ini saya mengumumkan pencalonan saya sebagai Presiden Amerika Serikat," ungkap Biden dalam kicauannya di Twitter sebagaimana dikutip CNN.

Menyusul pencalonan ini, Biden akan menghadiri kegiatan pengumpulan dana di Philadelphia. Ia juga bakal menggelar kampanye pertamanya pada Senin pekan depan di Pittsburgh, disusul dengan acara di Iowa, New Hampshire, dan South Carolina dalam beberapa minggu mendatang.

Biden (76) bakal bersaing dengan kandidat Partai Demokrat lain yang berjumlah puluhan dalam bursa calon presiden kali ini. Namun karier politik yang ia torehkan selama kurang lebih 40 tahun dipastikan akan membuatnya menjadi salah satu kandidat yang paling mendapat sorotan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Biden mengindikasikan bahwa ia hampir memulai kampanye 2020 setelah mendapatkan persetujuan dari keluarganya untuk mencalonkan diri sebagai presiden untuk ketiga kalinya. Namun ia juga mengakui ada sejumlah rintangan lain yang masih harus diselesaikan, termasuk strategi penggalangan dana, strategi kampanye digital, penyusunan tim kampanye yang beragam dan memastikan ada daya tarik untuk pencalonannya.

Pengumuman pencalonan Biden datang setelah ia dituduh melakukan perbuatan yang membuat seorang perempuan merasa tak nyaman. Wakil presiden yang mendampingi Obama selama dua periode dari 2009 sampai 2017 itu menyatakan dia tidak percaya telah bertindak tidak senonoh dalam interaksinya dengan pemilih. Namun ia mengaku siap mendengarkan pengalaman perempuan dan akan lebih "sadar tentang penghargaan terhadap ruang pribadi di masa depan."

Sebelum terjun dalam bursa pencalonan kali ini, Biden tercatat pernah berpartisipasi dalam pencalonan pada 1988 dan 2008, namun ia gagal. Biden nyaris maju sebagai kandidat utama Demokrat pada 2016 untuk menantang Hillary Clinton dan Sanders, namun akhirnya memilih mengundurkan diri karena masalah keluarga.

Dilahirkan di Scranton, Pennsylvania, pada tahun 1942, Biden terpilih sebagai Senat mewakili Delaware kala berusia 29 tahun. Ia bertugas di sana selama 36 tahun dan selama itu duduk di komite Senat Kehakiman dan Hubungan Luar Negeri. Salah satu prestasinya yang paling membanggakan adalah kontribusi terhadap Undang-Undang Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amerika serikat

Sumber : CNN

Editor : Iim Fathimah Timorria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup