Kiai Sepuh Jawa Timur Imbau Masyarakat Tenang Menunggu Hasil KPU

Puluhan kiai sepuh asal Jawa Timur mengeluarkan sejumlah imbauan kepada tokoh masyarakat dan politik dalam rangka menyikapi situasi politik setelah pemungutan suara rampung digelar.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 April 2019  |  21:08 WIB
Kiai Sepuh Jawa Timur Imbau Masyarakat Tenang Menunggu Hasil KPU
Seorang pemilih mencelupkan jari ke tinta sebagai tanda telah menggunakan haknya dalam Pemilu 2019. - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA – Puluhan kiai sepuh asal Jawa Timur mengeluarkan sejumlah imbauan kepada tokoh masyarakat dan politik dalam rangka menyikapi situasi politik setelah pemungutan suara rampung digelar.

Ketua Ikatan Gus-Gus Indonesia KH. Ahmad Fahrur Rozi menyebutkan imbauan yang pertama adalah meminta seluruh lapisan masyarakat bersabar dan menunggu serta mengawasi proses perhitungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara professional, adil dan amanah sesuai dengan undang-undang yang berlaku, agar Pemilu semakin berkualitas.

Imbauan kedua, masyarakat diminta tidak terprovokasi informasi apapun yang berpotensi memecah belah persatuan umat serta menjaga suasana agar aman dan kondusif sesuai dengan kaidah dar'ul mafasid muqoddamun a'la jalbil masholih.

Ketiga, para kiai sepuh Jawa Timur mengapresiasi masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya secara tertib dan bertanggung jawab termasuk mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang telah bekerja dengan baik.

Terakhir atau keempat, para kiai sepuh tersebut juga bersyukur kepada Allah SWT karena Pemilu Serentak 2019 berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami mendukung aparatur keamanan negara agar bertindak tegas untuk mengantisipasi segala bentuk kerawanan sosial dan potensi konflik horizontal di tengah masyarakat," tuturnya melalui keterangan resminya pada Jumat (19/4).

Puluhan kiai sepuh dari Jawa Timur berkumpul di Rumah Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di perumahan The Gayungsari, Surabaya. Mereka bertemu untuk menyikapi dinamika politik pasca-pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019.

"Kiai-kiai berkumpul setelah kemarin proses pilihan presiden. Ibaratnya ini adalah melupakan 01-02 untuk bermusyawarah dalam menyikapi dinamika paska pilpres," kata Gus Ipul.

Sejumlah kiai berpengaruh yang hadir dalam pertemuan itu di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi, Pengasuh Ponpes Miftachussunnah Surabaya KH Miftahul Ahyar, Pengasuh Ponpes Ploso Kediri KH Zainuddin Djazuli dan KH Nurul Huda Djazuli, serta Pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemilu 2019, Pilpres 2019

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup