25 Negara Ucapkan Selamat, Erick Thohir: Belum Pernah Ada di Dunia Pemilu Seperti Ini

Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir menjelaskan bahwa capres nomor urut 01 Joko Widodo meminta seluruh jajarannya mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam Pemilu Serentak 2019.
Aziz Rahardyan | 18 April 2019 18:53 WIB
Ketua Tim Kampanye Nasional Erick Thohir (tengah) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (kiri) dan Eko Putro Sandjojo (kanan) berfoto bersama usai deklarasi bersama seluruh relawan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Lapangan MTQ Square, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (22/2/2019)./ANTARA FOTO - Jojon

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir menjelaskan bahwa capres nomor urut 01 Joko Widodo meminta seluruh jajarannya mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam Pemilu Serentak 2019.

Sebab, walaupun Pemilu bersamaan antara Presiden, DPR, DPRD, dan DPD ini terbilang rumit, partisipasi masyarakat tetap tinggi, yaitu mencapai 80 persen penduduk.

Selain itu, beberapa kepala pemerintahan seperti Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammmad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoan dan 22 negara lain pun secara khusus memberikan apresiasi pada Pemilu Indonesia.

"Berartikan dunia internasional sudah mengakui dan mengapresiasi apa yang terjadi di Pemilu kita, kan sebuah hal yang luar biasa," ungkapnya selepas pertemuan dengan Jokowi-Ma'ruf dan Ketum Parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) di Resto Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

"Tadi beliau juga menyampaikan ini suatu hal yang sangat besar terjadi di Indonesia, pemilu secara bersamaan, belum pernah ada di dunia seperti ini, dan alhamdulilah berjalan dengan baik dengan tingkat partisipasinya lebih dari 80 persen," tambahnya.

Menurut Erick, Jokowi menganggap hal ini positif untuk bangsa Indonesia. Tetapi, kata Erick, Jokowi juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan Pemilu 2019 ini jangan sampai dirusak dengan perebutan hal-hal yang belum pasti, seperti hasil quick count.

"Mengenai quick count sendiri, [Jokowi bertanya] sekarang sudah sampe mana? Jangan sampai kita juga menyebutkan sesuatu yang belum pasti. Kalau kita lihat kan quick count memang sebuah metode yang sudah diakui di seluruh dunia dan hampir 99 persen itu sebuah hasil yang bisa dibilang baik. Jadi bukan sesuatu hal yang perlu diperdebatkan," ujarnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019, Jokowi

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup