Grup WA Relawan Prabowo Diretas CBA, Kiriman Hitung Suara C1 Jabar Terganggu

Sistem komunikasi milik Poros Relawan Militan Prabowo-Sandi (PRMPS) dan Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIB) mengalami serangan Call Bomber Attack (CBA) dan gangguan sistem di internal What’s App (WA) saat mengirim data hasil pemilu kemarin.
John Andhi Oktaveri | 18 April 2019 15:45 WIB
Hasil quick count Pilpres 2019 di Pulau Jawa dari Indikator Politik Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA—Sistem komunikasi milik Poros Relawan Militan Prabowo-Sandi (PRMPS) dan Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIB) mengalami serangan Call Bomber Attack (CBA) dan gangguan sistem di internal What’s App (WA) saat mengirim data hasil pemilu kemarin.

Menurut aktivis PRMPS  Radar Tribaskara gangguan itu terjadi setelah penghitungan suara dilakukan di ribuan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Provinsi Jawa barat dilakukan.   Provinsi dengan penduduk lebih dari 40 juta itu memiliki 130.00 TPS dan sebagian besar dinyatakan diganggu melalui sistem tersebut.

Mantan Komisioner KPU Jawa Barat itu mengatakan bahwa pihaknya punya sistem tabulasi perhitungan suara dengan memoto formulir C1. Foto itu kemudian dikirim lewat WA kemudian diproses oleh mesin sehingga berubah menjadi angka.

“Ralawan kami mengirim ribuan foto C1 , banyak sekali tapi tak berhasil masuk ke dalam sistem karena sistemnya hang. Sistem kami juga diserang Call Bomber  Attack (CBA) yang menyerang saluran telepon ke WA sehinga nomor yang masuk tertolak semua,” ujarnya. Bahkan dia juga mengatakan ada serangan dari internal WA sendiri. 

“WA menghalangi pihak kami mengirim gambar-gambar atau foto C1. Bahkan konten WA kami disadap,” ujarnya dalam acara diskusi “Pasca Pemilu” yang digelar Forum Tebet bersama Praktisi Media Arief Gunawan, Kamis (18/4). 

Dia mengaku tidak hanya itu, saluran telepon tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Koalisi juga mengalami serangan CBA. 

“Kami tidak menutup kemungkinan untuk mensomasi pihak WA akibat gangguan ini,” ujarnya. 

Sementara itu, aktivis APIB Memed Hakim mengatakan sebagaian besar foto-foto yang dikirim tersebut memenangkan paslon nomor 02 rabowo-Sandi, bahkan dengan angka cukup mencolok. Akan tetapi, dia heran ketika melihat quick count di semua televisi bertolak belakang dengan kenyataan itu.

“Hampir semuanya memperlihatkan bahwa 02 menang, menang ada satu dua 01 menang tipis. Kondisi itu berbandng terbaik dengan formulir C1,” ujarnya. 

Karena itu dia masih meyakini Prabowo-Sandi setidaknya untuk wilayah Jawa Barat akan menang telak. 

Menurut catatan Bisnis, berdasarkan hitung cepat dari Indikator Politik Indonesia pasangan Prabowo-Sandi memang unggul di Jawa Barat dengan meraih 60,59% suara, sedangakan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin meraih 39,41% suara.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019, quick count pilpres 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup