Rudiantara Pastikan Tak Ada Eksodus Besar-Besaran saat Hari-H Pemilu 2019

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan tidak ada indikasi penduduk yang akan keluar Indonesia dalam jumlah besar-besaran pada hari pencoblosan, Rabu (17/4/2019).
Feni Freycinetia Fitriani | 15 April 2019 22:17 WIB
Petugas melipat surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (11/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan tidak ada indikasi penduduk yang akan keluar Indonesia dalam jumlah besar-besaran pada hari penyelenggaraan Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

"Tidak ada eksodus, misalnya orang terbang ke luar negeri. Saya dapat informasi tidak ada peningkatan booking seat pesawat. Tiket juga relatif normal," katanya, dalam konferensi pers di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (15/4).

Rudiantara mengungkapkan informasi tersebut didapat setelah melakukan video conference gabungan dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Kapolri, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Pemerintah Daerah (Pemda) di 34 provinsi.

"Rata-rata 70.000 orang keluar Indonesia dan 74.000 orang masuk ke Indonesia. Saya kira ini cukup normal ya," lanjutnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga mengingatkan bahwa para pemilih tetap bisa menunaikan haknya setelah pukul 13.00 WIB. Syaratnya, warga harus sudah mendaftarkan diri sebelum penutupan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Saya pastikan tetap boleh nyoblos, asalkan warga daftarnya sebelum pukul 13.00 WIB. Misalnya, daftar pukul 12.00 WIB ya bisa nyoblos sampai TPS tutup. Tetap dilayani," tambah Rudiantara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kominfo, Pemilu 2019

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top