Setelah Menteri Keamaan Dalam Negeri, Kepala Secret Service AS Juga Mengundurkan Diri

Ada spekulasi di media AS bahwa dia mungkin gagal dalam sebuah insiden pada bulan Maret lalu di klub golf Trump saat liburan akhir pekan di Florida. Saat itu seorang wanita berhasil menyelinap dengan menggunakan paspor China dan membawa beberapa perangkat elektronik mencurigakan.
John Andhi Oktaveri | 09 April 2019 08:25 WIB
Gedung Putih di Washington DC, AS - Reuters/Jason Reed

Bisnis.com, JAKARTA – Kepala Dinas Rahasia AS (Secret Service) yang sehari-hari mengamankan Presiden Donald Trump dan kepala negara yang berkunjung ke negara itu dilaporkan mengundurkan diri, menurut pihak Gedung Putih 

“Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat Randolph 'Tex' Alles ... akan segera mengundurkan diri dan Presiden Trump telah memilih James M. Murray untuk mengambil alih sebagai direktur mulai Mei,” kata juru bicara Trump, Sarah Sanders sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (9/7).

Hanya saja tidak ada alasan yang diberikan atas pengunduran diri mendadak mantan Jenderal Angkatan Laut tersebut. Ada spekulasi di media AS bahwa dia mungkin gagal dalam sebuah insiden pada bulan Maret lalu di klub golf Trump saat liburan akhir pekan di Florida.

Saat itu seorang wanita berhasil menyelinap dengan menggunakan paspor China dan membawa beberapa perangkat elektronik mencurigakan. 

Akan tetapi laporan lain menyebutkan Alles kalah bersaing dalam percaturan politik internal yang kerap dilaporkan memanaskan Gedung Putih.

Minggu lalu, Trump mengumumkan melalui akun Twitter pengunduran diri Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen, Nielsen terlibat mempelopori kebijakan kontroversial Trump dalam upaya menghentikan imigran ilegal dan pencari suaka yang memasuki Amerika Serikat.

Trump mengatakan bahwa Komisaris Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS Kevin McAleenan akan menggantikan Nielsen.

Tugas utama Secret Service adalah memberikan keamanan bagi presiden dan wakil presiden dan keluarga mereka, serta mantan presiden dan kepala negara yang berkunjung. Agen itu juga mengoordinasikan pengamanan bangunan seperti Gedung Putih dan kedutaan asing.

Secret Service juga memerangi berbagai kejahatan keuangan seperti mata uang palsu dan penipuan siber.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amerika serikat

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top