Jusuf Kalla Pilih Berkantor di Kementerian Perindustrian Dibanding Bulog

Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah dipercaya memimpin tiga sektor sekaligus pada era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Pos itu meliputi Perdagangan, Perindustrian dan Badan Urusan Logistik (Bulog).
Anggara Pernando | 27 Maret 2019 06:38 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pernah dipercaya memimpin tiga sektor sekaligus pada era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Pos itu meliputi perdagangan, perindustrian dan Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Kalau sekarang yang tanggung jawab ada tiga orang [menteri perindustrian, menteri perdagangan dan kepala Bulog) kalau dulu saya sendirian," kata Jusuf Kalla (JK) di Kementerian Perindustrian, Selasa (26/3/2019).

Dengan memiliki tiga sektor tugas, maka JK menyebut dirinya juga memiliki tiga kantor. Lalu mana yang dipilih Jusuf Kalla?

"Setelah saya lihat, kantor apa yang saya pilih untuk berkantor di tiga ini? Kantor utama yang saya pilih ya perindustrian. Karena apa? Karena paling tidak lux. Paling sederhana keadaannya dibandingkan kantor lainnya. Bulog mewah, kantor perdagangan mewah dan di sini paling kurang mewah, tidak berarti kurang baik," kata Jusuf Kalla.

Pilihan berkantor di Perindustrian di kawasan Gatot Subroto, Jakarta ini karena Indonesia masih dalam suasana penanganan krisis.

"Nanti datang tamu, ini Anda krisis tapi kantor mewah. Kan malu saya. Dan betul, setelah 1 minggu [menjabat] datang IMF dia lihat kursi tua, kantor tua. Jadi saya tidak merasa bersalah," ujar Jusuf Kalla.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jusuf kalla, kementerian perindustrian

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top