Beredar Video Sosialisasi Pemilu Berbahasa Mandarin. TKN: Sudutkan Paslon 01

TKN Jokowi-Ma'ruf menilai beredarnya video sosialisasi Pemilu berbahasa mandarin di media sosial sebagai kampanye hitam.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  11:33 WIB
Beredar Video Sosialisasi Pemilu Berbahasa Mandarin. TKN: Sudutkan Paslon 01
Abdul Kadir Karding (kiri), Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf: Video sosialisasi pemilu berbahasa Mandarin sudutkan Paslon 01 - Bisnis/Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA — Kampanye hitam diyakni sedang menyerang kubu pasangan calon presidan dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin.

Dugaan itu disampaikan pihak Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf terkait beredarnya video sosialisasi pemilu berbahasa Mandarin di media sosial yang terkesan dibuat oleh TKN.

Pihak TKN Jokowi-Ma'ruf pun segera menyampaikan diklarifikasi atas peredaran video tersebut dan menyebutnya sebagai sebuah kampanye hitam.

Pada Kamis (21/2/2019) Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding menegaskan video yang memaparkan cara menyoblos tetapi berakhir kampanye untuk paslon nomor 01 tersebut tidak dibuat oleh pihaknya.

"TKN tidak pernah membuat video itu. Video itu sangat rasis dan bertujuan menghasut masyarakat dan menyudutkan TKN," ujar Karding dalam keterangan resminya, diterima Jumat (22/2/2019).

Karding menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam video tersebut. Pertama, aksara yang digunakan adalah aksara Indonesia, bukan Mandarin. Kedua, beberapa pengucapan menggunakan bahasa Indonesia. Serta, jargon yang menggunakan bahasa Indonesia.

"Hal-hal itu cukup aneh dan kami paham itu untuk mengarahkan opini bahwa video itu berasal dari kami," ujar Karding.

"Karena sangat jelas isi video itu tidak benar dan sudah banyak digunakan untuk menebar kebencian," tambahnya.

Oleh sebab itu, Karding menyebut TKN berencana melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian untuk meminta agar pihak berwenang menghentikan kegiatan penyebaran video itu. Sebab TKN menduga video ini merupakan gerakan kontraintelejen dari kelompok di luar TKN.

"Karena video ini bertendensi menyerang TKN dan mendiskreditkan paslon nomor urut 01, kami mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum," ungkapnya.

Sementara itu, video ini banyak beredar di aplikasi WhatsApp dan beberapa di sosial media Twitter atau Youtube. Salah satunya, dicuitkan oleh pendukung Prabowo-Sandi bernama Wulan di akun Twitternya @megawulan20 dan HUKUM MILIK PENGUASA lewat @HukumDan.

@megawulan20 Apakah yg spt ini tdk cukup sbg bukti bahwa Jokowi memang berjuang untuk china? Kalau bukan utk china ngapain juga kampanye pakai bhs china? Berarti benar TKA China sengaja didatangkan utk nyoblos Jokowi.

@Hukum Dan Saran saya kepada TKN @Dahnilanzar @andre_rosiade @fadlizon jika video spt ini dibolehkan dan tdk dilarang Bawaslu..buat video yg sama dan biarkan relawan yang bekerja menyebarkan. Iklan Kampanye Jokowi Ma'ruf Berbahasa Mandarin

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup