Ini Dampak Bagi PDI-P Jika Ahok Bergabung

Voxpol Center Research and Consulting mengungkapkan bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahja Purnama (BTP) ke PDI-P bisa membuat pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang berideologi kanan kabur ke kubu sebelah.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 08 Februari 2019  |  22:55 WIB
Ini Dampak Bagi PDI-P Jika Ahok Bergabung
Basuki Tjahaja Purnama alias BTP mengenakan jaket merah di kantor DPD PDIP Bali, Jumat (8/2/2019) - Bisnis.com/Ni Putu Eka Wiratmini

Bisnis.com, JAKARTA - Voxpol Center Research and Consulting mengungkapkan bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (BTP) ke PDI-P bisa membuat pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang berideologi kanan kabur ke kubu sebelah.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago meyakini bahwa kelompok berideologi kanan akan kecewa dengan PDI-P yang telah menerima BTP bergabung.

Pasalnya menurut Pangi, luka umat Islam terhadap BTP yang telah menistakan agama Islam masih terbuka lebar dan membuat umat muslim kecewa.

"Kalau Ahok (BTP) diterima bergabung di PDI-P, maka PDI-P akan dicap sebagai partai pendukung penista agama. Jelas hal ini akan membuat umat Islam yang telah mendukung Jokowi-Amin kecewa dan memilih untuk mendukung kubu sebelah," tuturnya kepada Bisnis.com, Jumat (8/2/2019).

Menurut Pangi, bergabungnya BTP ke PDI-P hanya akan mempertegas dukungan para Ahoker kepada partai berlambang banteng tersebut. Selain itu, dia juga menilai bahwa PDI-P membutuhkan sosok BTP yang dinilai nasionalis dan pancasilais.

"PDI-P memang butuh sosok Ahok yang bisa memperkuat basis nasionalis. Di samping itu kan bergabungnya Ahok mempertegas dukungan para Ahoker. Selama ini Ahoker kan tidak ikut campur pada pertarungan Jokowi-Ma'ruf Amin ini," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pdip, ahok

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top