LSI Denny JA: Pemilih Prabowo-Sandi Dari Kalangan Terpelajar Stabil

Berdasarkan survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat lebih banyak dukungan dari pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di kelompok pemilih terpelajar.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 07 Februari 2019  |  20:25 WIB
LSI Denny JA: Pemilih Prabowo-Sandi Dari Kalangan Terpelajar Stabil
Petugas melakukan pengecekan kualitas surat suara Pilpres 2019 saat pencetakan surat suara di Jakarta, Minggu (20/1/2019). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA--Berdasarkan survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat lebih banyak dukungan dari pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di kelompok pemilih terpelajar.

Menurut Adjie Alfaraby, Peneliti LSI Denny JA, paslon Prabowo-Sandi mendapat dukungan suara 44,2% pemilih terpelajar. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf mendapat dukungan 37,7%.

"Meski unggul, keunggulan Prabowo-Sandi hanya di bawah 10%. [Masih] ada sebesar 18,1% pemilih kalangan terpelajar yang belum menentukan pilihan," kata Adjie, Kamis (7/2/2019).

Berbeda dari hasil survei sebelumnya, menurut Adjie, pada survei Agustus 2018 dukungan pemilih terpelajar pada Jokowi-Ma'ruf masih berada di angka 40,4%, sedangkan untuk Prabowo-Sandi tercatat 44,5%.

"Dukungan terhadap Prabowo-Sandi cenderung stabil dalam lima bulan terakhir," ujarnya.

Adjie menjelaskan meski populasi kantong pemilih terpelajar dalam survei hanya sebesar 11,5%, kelompok pemilih yang memiliki jenjang pendidikan kuliah strata satu ke atas ini dinilai penting. Pasalnya, karakteristik kantong pemilih ini yang cenderung kritis dan berani mengevaluasi kinerja pemerintahan. 

"Sehingga Prabowo-Sandi unggul dalam populasi ini. Pemilih terpelajar cukup penting karena mampu mempengaruhi opini publik," ujar Adjie.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada 18-25 Januari 2019 dengan melibatkan 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner. Margin of error survei sebesar 2,8%.

LSI Denny JA juga disebut melakukan riset kualitatif untuk memperkaya analisa survei melalui metode FGD, analisis media, dan indepth interview.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top