Prabowo Sebut Ada Pemborosan Anggaran Negara Rp500 Triliun

Calon Presiden Prabowo Subianto menghitung sekitar 25% dari anggaran belanja negara bocor. Bahkan kalau dihitung lebih teliti lagi bisa lebih. 
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 06 Februari 2019  |  19:53 WIB
Prabowo Sebut Ada Pemborosan Anggaran Negara Rp500 Triliun
Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto saat menghadiri hari ulang tahun Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di Jakarta, Rabu (6/2 - 2019).

Bisnis.com, JAKARTA — Calon Presiden Prabowo Subianto menghitung sekitar 25% dari anggaran belanja negara bocor. Bahkan kalau dihitung lebih teliti lagi bisa lebih. 

Prabowo mengatakan bahwa pemborosan ini bermacam-macam jenisnya. Contohnya apabila proyek jembatan yang harganya Rp100 miliar, akan ditulis jadi Rp150 miliar.

“Dan ini terjadi terus-menerus. Kita harus objektif. Masalah ini sudah jalan lama. Ini harus kita hentikan dan kurangi,” katanya saat menghadiri hari ulang tahun Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Prabowo menjelaskan bahwa apabila anggaran Indonesia pada 2018 hampir mencapai Rp2.000 triliun, maka uang yang terbuang percuma sebanyak Rp500 triliun. Uang sebanyak itu baginya bisa untuk menyejahterakan dan memperbaiki ekonomi masyarakat yang tidak mampu.  

“Saya bicara dengan pakar industri. Dengan uang tadi $50 miliar [Rp500 triliun] kurang lebih kita bisa bangun 200 pabrik sehingga kita bisa ciptakan produk terbaik di Indonesia,” jelasnya. 

Capres nomor urut 02 ini yakin bisa menambal dan memanfaatkan kebocoran ini dengan pengawasan pemerintah yang sangat ketat. “Kita mampu. Karena saya yakin kita mampu, maka saya bersedia maju menjadi capres,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prabowo subianto, Pilpres 2019

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top