Kanisian Dukung Jokowi, Dinilai Jujur dan Sederhana

Alumni Kolese Kanisius Jakarta atau akrab disebut Kanisian dari berbagai angkatan menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin bertajuk acara "JokowiKan Jakarta".
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 03 Februari 2019  |  12:46 WIB
Kanisian Dukung Jokowi, Dinilai Jujur dan Sederhana
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama beberapa tokoh-tokoh alumni Kolese Kanisius dalam deklarasi dukungan pada pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf, Minggu (3/2/2019) - Bisnis/Aziz R

Bisnis.com, JAKARTA — Alumni Kolese Kanisius Jakarta atau akrab disebut Kanisian dari berbagai angkatan menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin bertajuk acara JokowiKan Jakarta.

Beberapa nama politisi yang telah sukses dari "Menteng 64", menjadi sorotan dalam deklarasi ini. Sebut saja Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri Sosial sekaligus petinggi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, serta politisi Senior Golkar Ginandjar Kartasasmita dan Akbar Tandjung.

Selain itu, hadir pula alumni lainnya yang tak kalah populer, yaitu praktisi komunikasi Wimar Witoelar, dan Pengusaha Sofyan Wanandi, serta J. Wishenda, Harijono Djojodiharjo, Sidarto Dhanusubroto. Hadir pula Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

"Pak Jokowi itu sederhana, jujur, tidak punya conflict of interest, dan beliau ini indonesia banget," jelas Airlangga dalam sambutannya di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/1/2019).

Dirinya menyebut, alumni Kanisian yang didominasi para cendekiawan ini kompak ingin melihat kiprah Jokowi di periode kedua. Bahkan, jangankan kekompakan dalam mendukung Jokowi, Airlangga menyebut soal partai pun mereka kompak lewat para penggawa Golkar dari berbagai angkatan.

"Hanya Golkar dipimpin oleh kader Kanisius dua kali. Pak Akbar Tandjung dan saya. Kader seniornya pak Ginandjar diteruskan oleh pak Agus Gumiwang. Jadi jangan kaget kalau kita ini bisa Golkar semua," ungkap Airlangga sembari bercanda.

Sebagai menteri di era pemerintahan Jokowi, baik Airlangga dan Agus Gumiwang menyatakan mengajak para Kanisian mendukung Jokowi-Ma'ruf, sebab rencananya dalam mengembangkan SDM Indonesia di periode kepemimpinannya yang kedua.

Di ranah perindustrian, Airlangga menyebut Jokowi ingin melanjutkan program ekonomi digital lewat Making Indonesia 4.0 yang dicetuskannya April 2018. Dirinya menyebut ekonomi digital diharapkan sanggup mendorong kualitas hidup para pekerja di sektor informal dan UMKM.

"Nah, kenapa perlu dilanjutkan? Karena program ini membutuhkan waktu, industri ini membutuhkan waktu. Mengentaskan kemiskinan ini membutuhkan waktu. Kalau kita lihat satu-satunya presiden yang menekan angka kemiskinan terendah single digit itu pak Jokowi," jelas Airlangga.

"Jadi 2030 kita tidak bubar, dan lapangan pekerjaan yang akan diciptakan adalah 10 juta tenaga kerja. Oleh karena itu program presiden setelah pembangunan infrastruktur adalah pengembangan SDM," tambahnya.

Sedangkan di bidang sosial, Agus berjanji Jokowi akan menekankan peningkatan bantuan sosial, sebagai kunci penguatan SDM bagi masyarakat yang kebutuhan hidupnya masih belum tercukupi.

"Membangun SDM tidak bisa kita petik hasilnya seketika. Ini sebuah upaya yang nanti dividennya akan kita petik jangka menengah dan panjang," jelasnya.

"Misalnya program Bansos yang diperbesar dari waktu ke waktu. Bahkan yang saya sampaikan tadi, sejak hari pertama beliau menjabat sudah memberikan dorongan untuk mempekuat Bansos yang pada gilirannya tentu Bansos itu adalah penguatan sumber daya manusia, khsusunya bagi orang miskin, bagi orang orang yang rentan. Sehingga nanti pada saatnya nanti dividennya bisa dirasakan," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top