Klarifikasi Menkominfo Rudiantara Dituding Dahnil Formalitas

Pertanyaan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara kepada salah satu aparatur sipil negara dianggap sebagai sebuah sikap ingin menjilat presiden.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 01 Februari 2019  |  17:37 WIB
Klarifikasi Menkominfo Rudiantara Dituding Dahnil Formalitas
Koordinator Juru Bicara Prabowo/Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak.

Bisnis.com, JAKARTA – Pertanyaan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara kepada salah satu aparatur sipil negara dianggap sebagai sebuah sikap ingin menjilat presiden.

Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa apa yang dilakukan menteri menunjukkan adanya penurunan etika pejabat publik di Indonesia.

“Itu berbahaya. Saya pikir apa yang ditunjukkan para menteri adalah sikap asal bapak senang dan pastikan dapat muka di presiden,” katanya di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Dahnil menjelaskan bahwa ini tentunya tidak sehat bagi demokrasi. Apalagi pernyataan tersebut dilakukan oleh pejabat negara. Dia pastikan ini melanggar etika.

Meski Menteri Rudi langsung mengklarifikasi videonya yang ramai di media sosial, Dahnil menganggap sekadar formalitas.

“Klarifikasi itu kan cuma akrobat kata saja untuk melakukan apologi. Itu adalah sikap yang cerminkan sikap beliau,” jelasnya.

Sebelumnya pada acara internal Kementerian Komunikasi dan Informarmatika (Kominfo) di Hall Basket Senayan Kamis (31/1/2019) berbuntut panjang ketika ucapan Menkominfo Rudiantara “yang bayar gaji ibu siapa?” dipelintir menjadi hoax.

Peristiwa ini seolah-olah ada intimidasi terkait keyakinan aparatur sipil negara (ASN) oleh Kominfo dan terlanjut menjadi viral dengan topik #YangGajiKamuSiapa.

Pernyataan Rudiantara dipenggal dan videonya disebar sehingga menjadi populer dan viral di media sosial dengan hastag #YangGajiKamuSiapa.

Padahal, konteks pernyataan lengkap Rudiantara dalam acara itu adalah bahwa ASN digaji oleh negara sehingga harus netral terhadap preferensi calon presiden di pilpres 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pns, Pilpres 2019

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top