SBY Turun Tangan Beri Masukan Prabowo-Sandi untuk Debat Perdana

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono bakal turun tangan memberi masukan kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk persiapan debat calon presiden dan calon wakil presiden perdana, yang akan digelar pada Kamis (17/1/2019).
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 02 Januari 2019  |  16:18 WIB
SBY Turun Tangan Beri Masukan Prabowo-Sandi untuk Debat Perdana
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menyampaikan keterangan pers bersama kepada wartawan usai pertemuan tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018). Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam Pilpres 2019. - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono bakal turun tangan memberi masukan kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk persiapan debat calon presiden dan calon wakil presiden perdana, yang akan digelar pada Kamis (17/1/2019).
 
Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo-Sandi Sudirman Said mengatakan SBY akan mengundang peserta Pilpres nomor urut 02 tersebut ke rumahnya pada Jumat (4/1).
 
“Karena biar bagaimanapun beliau [SBY] sangat berpengalaman berkompetisi, dua kali memimpin negara,” ujarnya di Jakarta, Rabu (2/1).
 
Bukan hanya SBY, Sudirman menjelaskan bahwa sejumlah akademisi juga kemungkinan akan membantu memberi saran.

Debat perdana ini membahas isu hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi, dan terorisme. Meski isu HAM sering diembuskan kepada Prabowo--terkait dugaan pelanggaran HAM ketika dia menjabat sebagai Danjen Kopassus pada 1998--tapi hal ini disebut tidak terlalu dipikirkan olehnya.   

“Mengenai HAM itu kan sesuatu yang sudah diulang-ulang. Dua kesempatan [Pilpres] terdahulu sudah pernah dimunculkan. Jadi, kami akan serahkan semuanya pada penegak hukum dan terbukti memang tidak ada satupun mengarah pada pelanggaran hukum,” ucapnya.
 
Acara debat capres dan cawapres akan dilaksanakan sebanyak 5 kali, yakni pada 17 Januari, 17 Februari, 17 Maret, 30 Maret, dan jadwal terakhir belum ditentukan karena menunggu evaluasi debat pertama.  

Adapun tema untuk debat kedua adalah isu energi dan pangan, Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. Kemudian, debat ketiga akan mengangkat gagasan para calon wakil presiden (cawapres), dengan isu utama terkait masalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan kebudayaan.

Selanjutnya, debat keempat kembali menampilkan para capres, di mana masing-masing calon bakal menyampaikan ideologi, program pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional. Terakhir, isu yang dibahas adalah mengenai ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi,  perdagangan, serta industri.

Sesi debat terakhir sebelum Pilpres 2019 dilaksanakan akan menyajikan semua peserta pasangan calon.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sby, prabowo subianto

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top