Habib Rizieq Serukan Tidak Dukung Parpol Pendukung Penista Agama

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding tidak terlalu mempersalahkan ucapan Habib Rizieq Shihab di Reuni 212.
Muhammad Ridwan | 03 Desember 2018 13:21 WIB
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding tidak terlalu mempersalahkan ucapan Habib Rizieq Shihab di Reuni 212.

Seperti yang diketahui, pada Pemilihan Gubernur 2017 lalu, PKB menjadi salah satu partai pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang kini mendekam di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, karena kasus penistaan agama.

Seruan Habib Rizieq di acara Reuni Akbar 212 untuk tidak memilih partai politik pendukung penista agama tidak terlalu ditanggapi serius oleh PKB.

“Kami (PKB) disebut penista agama tentu, biar aja, toh pendukung PKB terus meningkat,” ujarnya kepada wartawan, Senin (3/12/2018).

Lanjut menjelaskan, dalam kesehariannya PKB terus melakukan kegiatan-kegiatan yang pro-Islam, seperti membangun pesantren, madrasah, mendorong kebijakan-kebijakan yang menjunjung tinggi nilai keislaman.

Dengan begitu, seruan Habib Rizieq tidak memberikan dampak yang besar bagi elektoral PKB.

“Oleh karena itu orang menilai bahwa PKB ini adalah partai yang tidak perlu koar-koar tetapi telah berbuat, berusaha, untuk membantu mengembangkan masyarakat, institusi Muslim, paling tidak khususnya Nahdlatul Ulama (NU) dan umat muslim secara keseluruhan,” pungkasnya.

Tag : habib rizieq, Pilpres 2019
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top