Jokowi Nyalakan Listrik Gratis untuk Keluarga Tidak Mampu

Amanda Kusumawardhani | 02 Desember 2018 14:59 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) mendapat bisikan dari Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menghadiri jalan sehat bertajuk Sehat Bersama 01JokowiLagi di Lampung, Sabtu (24/11/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo meninjau program 'BUMN Hadir Untuk Negeri: Sambung Listrik Gratis Bagi Keluarga Tidak Mampu' di Bogor.

Lokasi pemasangan tepatnya berada di pemukiman warga Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Dari Istana Kepresidenan Bogor, Presiden menuju lokasi dengan bersepeda. Sepanjang perjalanan, Kepala Negara menyapa warga yang tengah berolahraga pagi dan beraktifitas di area car free day (CFD).

Presiden kemudian menuju rumah-rumah warga dengan berjalan menyusuri gang. Dalam kesempatan ini, Presiden secara simbolis mengaktifkan aliran listrik ke rumah warga yang dibantu program tersebut dengan menekan tombol miniature circuit breaker (MCB).

Mengutip data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), saat ini terdapat 235.756 keluarga prasejahtera di Jawa Barat yang belum menikmati layanan listrik PLN secara langsung.

"Ingin saya sampaikan bahwa di Provinsi Jawa Barat ini ada kurang lebih 200-an ribu rumah yang belum ada listriknya," ujar Presiden, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (2/12/2018).

Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan penerangan sehari-hari, ratusan ribu rumah tersebut melakukan penyambungan listrik ke instalasi tetangga sekitar yang telah memiliki sambungan listrik.

“Ada yang memang belum ada listriknya, ada yang sudah ada listrik tetapi nyambung dengan tetangga atau dengan orang tua. Nah sekarang kita sambung secara mandiri," katanya.

Pada umumnya, mereka mengeluarkan dana kurang lebih Rp50.000 hingga Rp60.000 per bulan untuk mendapatkan sambungan listrik dari tetangga.

"Sekarang kita sambung secara mandiri. Itu lebih murah dari data yang kita terima. Biasanya per bulan bayar bisa Rp50 ribu sampai Rp60.000. Setelah sendiri seperti ini bayar kurang lebih Rp25.000sampai Rp30.000," tambahnya.

Perlu diakui bahwa selama ini banyak warga yang merasa kesulitan untuk melakukan penyambungan listrik mandiri secara resmi melalui PLN. Biaya penyambungan standar merupakan kendala utama yang mereka hadapi.

Melihat kondisi tersebut, 34 BUMN sepakat untuk bersinergi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan salah satunya memberikan fasilitas penyambungan listrik secara gratis bagi masyarakat prasejahtera.

Tag : jokowi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top