Usai Apel Operasi Lilin, Kapolri Temui Rohaniawan dan Cendikiawan Lintas Agama

Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian melakukan silaturahmi dengan rohaniawan dan cendikiawan lintas agama setelah menggelar apel Operasi Lilin 2018 dalam rangka pengamanan Indonesia menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
Sholahuddin Al Ayyubi | 01 Desember 2018 10:02 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kedua kiri) melakukan pemeriksaan pasukan saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2016 di Monas, Jakarta, Kamis (22/12/2016). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian melakukan silaturahmi dengan rohaniawan dan cendikiawan lintas agama setelah menggelar apel Operasi Lilin 2018 dalam rangka pengamanan Indonesia menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
 
Mantan Kapolda Metro Jaya itu berpandangan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dan hadirnya bangsa Indonesia saat ini tidak terlepas dari perjuangan para tokoh agama untuk menyuarakan toleransi beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Adapun silaturahami dilakukan di Pondok Pesantren Modern Internasional Dea Malela, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dengan didampingi Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal dan para pejabat utama Polri.
 
"Kegiatan ini sangat penting dilaksanakan, terlebih dalam menghadapi beberapa agenda penting nasional ke depan, antara lain pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, serta pengamanan Pemilu 2019," tutur Tito dalam keterangan resminya, Sabtu (1/12/2018).
 
Dialog antar tokoh agama dinilai sangat dibutuhkan dalam rangka menghadapi setiap permasalahan yang ada di Indonesia. Pasalnya, ungkap Tito, ada kepercayaan besar dari umat kepada para tokohnya sehingga setiap tokoh diharapkan dapat menyampaikan narasi ataupun ceramah menyejukkan yang dapat semakin meningkatkan rasa persatuan.
 
‘‘Diharapkan para rohaniawan dan cendekiawan juga dapat berperan aktif dalam merawat persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengintensifkan dialog antar tokoh agama," lanjutnya.
 
Para rohaniawan dan cendekiawan yang hadir turut menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan itu serta berkomitmen untuk mendukung upaya Polri dalam mewujudkan Pilpres dan Pileg 2019 yang sejuk, aman, damai, dan kondusif melalui aspek kerukunan antar umat beragama.
 
Sedikitnya ada sebanyak 29 tokoh rohaniawan dan cendekiawan yang hadir dan mengikuti kegiatan yang diinisiasi oleh Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A., selaku Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Dea Malela.
 
 

Tag : polri, Natal dan Tahun Baru
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top