Aksi Tandingan Warnai Reuni Akbar Alumni 212. Ini Strategi Polri Agar Tak Ada Bentrokan

Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengakui pada Minggu 2 Desember 2018 nanti akan ada 2 kelompok massa aksi yang menggelar unjuk rasa yaitu Kelompok Reuni Akbar Alumni 212 dan Kelompok Reuni Alumni 212 tandingan.
Sholahuddin Al Ayyubi | 30 November 2018 13:51 WIB
Ilustrasi - twitter

Bisnis.com, JAKARTA--Kepolisian telah menyiapkan strategi khusus untuk mengawal 2 kelompok massa aksi yang akan menggelar unjuk rasa pada Minggu 2 Desember 2018 di Silang Monas Jakarta Pusat.

Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengakui pada Minggu 2 Desember 2018 nanti akan ada 2 kelompok massa aksi yang menggelar unjuk rasa yaitu Kelompok Reuni Alumni 212 dan Kelompok Reuni Alumni 212 tandingan.

Menurut Iqbal Kepolisian berencana melakukan penyekatan agar kedua kelompok tidak bertemu sehingga potensi kerusuhan bisa dihindari di wilayah Jakarta Pusat.

"Polda Metro Jaya sudah menyiapkan rencana untuk pengamanan. Ada strategi khusus agar massa tidak bercampur di sana. Nanti akan kami sekat masing-masing kelompok itu," tuturnya, Jumat (30/11/2018).

Menurut Iqbal, ada sekitar 1.000 personel yang akan mengamankan jalannya Aksi Reuni 212 di Jakarta Pusat.

Iqbal menjelaskan bahwa Kepolisian juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan panitia aksi itu agar menghindari bentrokan dengan sesama massa aksi lainnya.

"Polda Metro Jaya sudah melakukan pendekatan, komunikasi juga sudah dilakukan dengan panitia agar tidak ada bentrokan di lapangan nanti," kata Iqbal.

Tag : AKSI 212, Reuni Akbar 212
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top