UGM Bangun Honeywell Lab

Universitas Gadjah Mada menggandeng perusahaan teknologi Honeywell untuk membangun laboratorium terkoneksi, Honeywell UGM Connected Laboratory. Laboratorium canggih dengan sistem otomasi yang dapat dioperasikan secara terhubung.
Dika Irawan | 29 November 2018 07:22 WIB
Universitas Gadjah Mada (UGM) - ugm.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) menggandeng perusahaan teknologi Honeywell untuk membangun laboratorium terkoneksi, Honeywell UGM Connected Laboratory. Laboratorium canggih dengan sistem otomasi yang dapat dioperasikan secara terhubung.

Sebelumnya, Honeywell Lab juga sudah ada di Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia. Kini laboratorium di tiga perguruan tinggi tersebut dapat terhubung dan berbagi sumber daya melalui teknologi canggih yang disediakan.

Hadir untuk meresmikan Honeywell Lab di Fakultas Teknik UGM (28/11), Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir melakukan prosesi gunting pita dan penandatanganan prasasti. Acara kemudian dilanjutkan dengan forum diskusi dengan tema "Komitmen dan Kolaborasi Mewujudkan Indonesia 4.0".

Dalam sambutannya, Menristekdikti yang pada kesempatan itu mewakili Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat dan terima kasih atas dibangunnya laboratorium yang dapat menghubungkan tiga perguruan tinggi.

"Saya merasakan dunia pendidikan tinggi hanya asik dengan dirinya sendiri dan tidak mau berkolaborasi. Melalui laboratorium ini nantinya dapat terjadi kolaborasi dan menciptakan inovasi baru", tutur Nasir dalam siaran pers, Rabu (28/11/2018).

Selain itu, Nasir juga menyampaikan bahwa laboratorium Honeywell dapat meningkatkan daya saing. Menurutnya, daya saing bangsa yang paling dominan ada pada learning process dan innovation.

"Negara disebut pemenang bukan karena banyak sumber daya alamnya, bukan juga karena banyak penduduknya, tapi negara pemenang adalah yang punya banyak inovasi", ujar Nasir.

Menristekdikti menyampaikan, di era revolusi industri 4.0 ini perlu memikirkan bagaimana menghadapi bonus demografi. Hal ini karena sumber daya manusia, jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka akan menjadi bumerang.

"Kita perlu meningkatkan daya saing generasi saat ini agar lebih kompetitif di mata dunia. Caranya dengan proses belajar yang baik dan bagaimana menciptakan inovasi. Salah satunya dengan media laboratorium Honeywell ini," katanya.

Tag : ugm, kemenristekdikti
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top