Dukung Pendidikan 4.0, Kemendikbud Gelar ISODEL 2018 di Bali

Setelah berhenti diadakan selama enam tahun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengadakan International Symposium on Open, Distance, and e-Learning (ISODEL) untuk tahun ini.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 26 November 2018  |  17:20 WIB
Dukung Pendidikan 4.0, Kemendikbud Gelar ISODEL 2018 di Bali
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud Ari Santoso (kiri), Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kemendikbud Gogot Suharwoto (kedua kiri), dan perwakilan SEAMOLEC dalam acara jumpa pers mengenai International Symposium on Open, Distance, and E-learning (ISODEL) 2018 di Perpustakaan Kemendikbud, Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018). - Bisnis/Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA -- Setelah berhenti diadakan selama enam tahun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengadakan International Symposium on Open, Distance, and e-Learning (ISODEL) untuk tahun ini.

ISODEL ke-9 ini diselenggarakan dengan mengangkat tema "Making Education 4.0 for Indonesia" di The Stones Hotel Legian, Bali pada 3-5 Desember 2018.

"Memang ini topiknya spesifik untuk Indonesia dengan landasan revolusi industri 4.0. Tentu pendidikan juga harus 4.0," kata Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Gogot Suharwoto dalam konferensi pers ISODEL 2018 di Perpustakaan Kemendikbud, Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).

Ada empat topik yang akan dibahas pada ISODEL 2018, yaitu bagaimana memanfaatkan teknologi untuk memajukan pendidikan Indonesia, bagaimana mentransformasikan pendidikan secara digital, membangun anak bangsa dan pendidik yang melek digital tapi tetap berkarakter, serta pendidikan vokasi.

"Yang tidak kalah pentingnya adalah Presiden Joko Widodo sudah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) dan revitalisasi di tingkat vokasi, kita harus sinergikan," lanjutnya.

Lewat penyelenggaraan ISODEL ke-9, diharapkan banyak peserta pendidik yang dapat mengambil ilmu tentang pentingnya teknologi untuk membangun karakter anak bangsa yang mampu bersaing secara global.

"ISODEL 2018 adalah kesempatan yang sangat baik bagi mereka yang peduli dan terlibat dalam peningkatan pendidikan melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)," tambah Gogot.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemendikbud, Revolusi Industri 4.0

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top