Rommy: Tak Ada Dualisme, PPP Humphrey Palsu

Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan tidak ada dualisme dalam tubuh patainya karena dualisme itu sudah berakhir pada Juli 2017.
John Andhi Oktaveri | 25 November 2018 20:40 WIB
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy/JIBI - BISNIS/Wisnu Wage

Bisnis.com, JAKARTA---Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan tidak ada dualisme dalam tubuh patainya karena dualisme itu sudah berakhir pada Juli 2017. 

Dengan demikian, ujarnya, Humphrey Djemat yang mengklaim sebagai ketua DPP PPP tidak bisa mengaku-ngaku sebagai pemimpn partai berlambang kakbah tersebut. Dia pun telah memperingatkan sosok yang dia sebut sebagai petualang politik itu untuk tidak lagi melakuan manuver politik dengan menyebutnya sebagai Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta.

"Humphrey Djemat itu petualang politik dan barangkali tidak pernah nyoblos PPP. Jangan ada yang terbingungkan dengan manuver murahan petualang politik," kata Rommy kepada wartawan, Minggu (25/11). Bahkan dia menyebut PPP pimpinan Humphrey sebagai PPP palsu.

Rommy pun mengaku sudah mengambil langkah tegas dengan mempidanakan Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta itu. Humphrey telah dilaporkan ke pihak berwajib karena mengaku sebagai ketua umum PPP.

"Saat ini lagi proses pidana karena mengaku PPP dan membohongi publik," tegas Rommy.

Rommy juga menambahkan, bahwa PPP hasil Muktamar Jakarta 2016 sudah memutuskan pilihan pada Pilpres 2019. 

Dia mengklaim PPP dari Sabang hingga Merauke sudah memutuskan memberi dukungan kepada pasangan Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019.

Sebelumnya, PPP kubu Muktamar Jakarta memutuskan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. Keputusan tersebut diambil lewat musyawarah kerja nasional atau Mukernas pada 15-16 November 2018 lalu. 

Tag : ppp
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top