10 Pemerhati Anak Dianugerahi Komnas Anak Awards 2018

Sebanyak 10 pemerhati anak dari berbagai latar belakang mendapat piala Komnas Anak Awards 2018 dari Komisi Nasional Anak.
Newswire | 18 November 2018 13:30 WIB
Arist Merdeka Sirait - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 10 pemerhati anak dari berbagai latar belakang mendapat piala Komnas Anak Awards 2018 dari Komisi Nasional Anak.

"Komnas Anak Awards ini adalah bagian dari komitmen kami untuk bersama-sama memberikan yang terbaik terhadap anak-anak di daerah masing-masing," kata Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu (18/11/2018).

Sebanyak tiga di antara 10 penerima penghargaan adalah polisi, yakni Kapolres Konawe Selatan AKBP Hamka Mappaita, Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas, dan Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattaneta.

Sebanyak tujuh lainnya adalah Bupati Gianyar Bali I Made Agus Mahayastra, Ketua Forum Mahasatu Kota Batu Alfilda Alviolita Melindasari, Kepala Perpustakaan Nasional M. Syarif Bando, dan Direktur SDM dan Umum Askrindo Firman Berahima.

Komnas Anak juga memberikan penghargaan kepada Masni dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi, dan M. Gusti Saibatin untuk kategori peduli anak.

Penghargaan diberikan berdasarkan peranan dan kepedulian masing-masing penerima penghargaan dalam membantu pendidikan terhadap anak-anak di wilayahnya.

Arist mencontohkan di Polres Banjar dilakukan terobosan pembinaan terhadap anak melalui program "Kami Bina Anak Menjadi Pintar (Kabinaktar)".

Dalam program tersebut, para anggota Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Banjar melatih anak-anak sekolah untuk menjadi polisi cilik (pocil) dan Saka Bhayangkara (pramuka binaan Polri). Selain itu, diadakan pelatihan marching band.

Di Polres Tanah Datar, didirikan Sekolah Luar Biasa yang diprakarsai Yayasan Kemala Bhayangkari Tanah Datar. Sekolah dengan 92 siswa dan siswi itu untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Berbagai terobosan peduli anak juga diberlakukan di polres itu, seperti program "Jumat Sedekah" yang sasarannya membantu masyarakat dan anak-anak kurang mampu.

Selain itu, Polres Tanah Datar memiliki program pelatihan polisi cilik (pocil) dan antarjemput anak sekolah.

Ia mengatakan peranan Bupati Gianyar I Made Agus menyediakan 75 angkutan umum, Trans Gianyar, yang digratiskan bagi para pelajar. Saat ini, Trans Gianyar baru melayani transportasi di Kecamatan Gianyar dan Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Arist meminta komitmen para penerima penghargaan untuk bersama-sama Komnas Anak menyelamatkan dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak Indonesia.

"Kami meminta para penerima 'awards' ini untuk terus bersama-sama menyelamatkan anak-anak Indonesia yang saat ini dalam situasi memerlukan dukungan kita," kata Arist.

Sumber : Antara

Tag : anak, perlindungan anak
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top