Pertiwi Deklarasikan Dukungan ke Jokowi-Ma'ruf

Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma\'ruf Amin di Jokowi Center, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2018).
Aziz Rahardyan | 17 November 2018 15:58 WIB
CEO Mustika Ratu sekaligus Ketua Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) Putri K. Wardani (keempat kanan) bersama perwakilan anggota Pertiwi mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma'ruf di Jakarta, Sabtu (17/11). - Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA — Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Jokowi Center, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2018).

Pertiwi menjadi gerakan perempuan pendukung pasangan Jokowi-Maruf yang diisi beberapa perempuan berpengaruh di Indonesia. Di antaranya berprofesi sebagai artis, pengusaha, ekonom, budayawan, pengajar, juga politisi.

Putri K. Wardani, Ketua Pertiwi yang juga Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk., menyatakan bahwa dengan adanya persentase 50,2% atau sekitar 93 juta suara perempuan pada 2019, Pertiwi ingin memberikan pendidikan politik bagi para perempuan, terutama kaum ibu. Pendidikan politik itu dilakukan melalui pelatihan-pelatihan di bidang yang akan diisi oleh "ibu-ibu tangguh" anggota Pertiwi.

"Kami ingin membentuk kesadaran di kalangan perempuan bahwa memilih itu perlu karena itu menentukan nasib kita lima tahun ke depan. Tentunya kita memilih orang-orang yang kita anggap bisa membawa aspirasi perempuan," paparnya dalam konferensi pers, hari ini.

Pertiwi ingin perempuan Indonesia terhindar, apalagi terlibat, hal-hal negatif dalam politik praktis semacam penyebaran hoaks atau ujaran kebencian.

"Jadi, kami berusaha mencoba mengembangkan berbagai program dari ibu-ibu tangguh kita untuk terjun ke massa dan target kami [perempuan]," tambah Putri.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua Badan Pemenangan Nasional Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, Direktur Wahid Institute Yenny Wahid, dan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.

Dalam kesempatan yang sama, Yenny Wahid berharap peran anggota jaringan Pertiwi bisa menyadarkan para perempuan Indonesia untuk melek politik dan turut mengawal program-program dari pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01.

"Kemampuan ibu-ibu ini sanggup menjaring komunitas-komunitas baru dan salah satunya komunitas yang sebelumnya apatis politik. Kelompok yang mungkin lebih memilih berlibur daripada datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kelompok yang berpotensi golput inilah yang mesti disentuh, diajak bicara, dan disadarkan bahwa suara mereka menentukan," jelasnya.

Tag : jokowi, Pilpres 2019
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top