Ini Kata Ridwan Kamil Soal Remaja Mabuk dengan Rebusan Pembalut

Adanya kasus sejumlah remaja yang merebus pembalut demi mendapat efek mabuk membuat Gubernur Jabar Ridwan Kamil prihatin.
Wisnu Wage Pamungkas | 09 November 2018 14:32 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/JIBI/BISNIS - Wisnu Wage

Bisnis.com,BANDUNG — Adanya kasus sejumlah remaja yang merebus pembalut demi mendapat efek mabuk membuat Gubernur Jabar Ridwan Kamil prihatin.

Ridwan Kamil mengaku dirinya enggan membahas kasus yang terjadi di beberapa tempat itu secara spesifik. Dirinya menilai lebih baik pemerintah mencarikan solusi agar anak muda lebih berdaya.

"Menurut saya apapun [modus mabuk], saya tidak mau membahas satu per satu ya," katanya usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya isu-isu anak muda yang mencari kenikmatan sesaat lewat mabuk-mabukan dengan berbagai cara harus diberantas dengan program produktif. "Kenapa saya mau bikin kreatif center supaya anak muda nongkrongnya di situ 24 jam mau ngapain juga," ujarnya. 

Ketika ditanya kembali soal modus tersebut juga ditenggarai terjadi di Sukabumi, dirinya tidak mau membahas terlalu jauh. "Jadi saya gak membahas bab itunya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah remaja di Jawa Tengah sendiri dilaporkan mengkonsumsi air rebusan pembalut. Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, AKBP Suprinarto mengatakan, minum air pembalut menjadi salah satu alternatif remaja untuk mendapat efek seperti konsumsi narkotika. 

Konsumsi air rebusan dinilai lebih murah ketimbang membeli narkotika yang dinilai mahal. "Jadi, pembalut bekas pakai itu direndam. Air rebusannya diminum," kata Suprinarto.

Temuan ini dikuatkan lagi dengan pernyataan BNN bahwa kasus seperti ini juga terjadi di DKI dan Jawa Barat.

Tag : ridwan kamil
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top