Soal Tampang Boyolali, Prabowo: Kalau Ada yang Tersinggung Saya Minta Maaf

– Calon Presiden Prabowo Subianto meminta maaf jika ada yang tersinggung dengan ucapannya soal “tampang Boyolali” saat pidato di depan kader partai dan relawan pendukung di Boyolali beberapa waktu yang lalu.
Jaffry Prabu Prakoso | 07 November 2018 13:21 WIB
Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat mengunjungi Pondok Pesantren Darul Qur'an Salafiyah di Demakijo, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Bisnis.com, JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto meminta maaf jika ada yang tersinggung dengan ucapannya soal “tampang Boyolali” saat pidato di depan kader partai dan relawan pendukung di Boyolali beberapa waktu yang lalu.
Dalam video yang diunggah melalui akun Twitter Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak semalam, Selasa (6/11/2018), Prabowo mengatakan bahwa ucapan itu hanya sebuah seloroh kepada peserta yang hadir karena mereka dianggapnya sebagai teman.
“Tapi kalau ada yang tersinggung, saya minta maaf karena maksud saya tidak seperti itu,” katanya.
Prabowo menjelaskan bahwa komentar negatif lawan politik dan publik yang tidak suka soal ucapan itu sangat berlebihan.
Hal ini karena dari pidatonya selama hampir satu jam, hanya dua menit dari pernyataan itu yang dipermasalahkan.
“Kalau saya bilang tampang Boyolali di Boyolali, tampang Brebes di Brebes, itu kan bentuk empati dan solidaritas. Saya justru mempermasalahkan ketidakadilan, kesenjangan, ketimpangan yang kita tahu di Indonesia makin lebar, tidak adil, yang menikmati hanya segelintir saja,” ucapnya.
Sebelumnya Prabowo dalam safari politik menyebut bahwa Ibu Kota penuh dengan bangunan mewah seperti hotel bintang lima. Dia yakin tempat mahal itu tidak pernah diinjak oleh orang yang bertampang Boyolali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prabowo subianto, Pilpres 2019

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top