13 Jenazah Korban Lion Air PK-LQP Berhasil Diidentifikasi. 8 Lewat Tes DNA, 5 dari Sidik Jari

RS Bhayangkara Tk I R Said Sukanto atau lebih dikenal sebagai RS Polri Kramat Jati hari ini berhasil mengidentifikasi 13 jenazah korban kecelakaan Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610.
Aziz Rahardyan | 05 November 2018 20:59 WIB
Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 memberikan pertanyaan saat berlangsungnya sesi konferensi pers di Jakarta, Senin (5/11/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA — RS Bhayangkara Tk I R Said Sukanto atau lebih dikenal sebagai RS Polri Kramat Jati hari ini berhasil mengidentifikasi 13 jenazah korban kecelakaan Lion Air JT 610.

Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri, Kombes Pol dr Putut Cahyo mengungkapkan 13 jenazah yang teridentifikasi merupakan hasil rekonsiliasi dari 24 kantong jenazah yang datang pada hari pertama evakuasi.

Putut mengimbau agar sanak keluarga korban tidak khawatir, sebab pemeriksaan DNA memiliki tingkat presisi yang tinggi. Buktinya jenazah yang bisa diidentifikasi kali ini didominasi melalui pemeriksaan DNA.

"Semakin hari [keadaan jenazah] memangsemakin kurang bagus, tapi jangan khawatir. DNA ini berada di dalam sel dan jumlahnya banyak. Jadi bisa diperiksa, dalam jangka 2 sampai 3 minggu ke depan masih bisa diperiksa," ungkap Putut pada Senin (5/11/2018).

Berikut merupakan nama-nama korban yang berhasil teridentifikasi yang dipaparkan oleh Kepala Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri, Kombes Pol Lisda Cancer.

Yaitu atas nama Reni Arianti (51) melalui pemeriksaan DNA, Muhammad Rafi Andrian (24) melalui pemeriksaan DNA, Eryanto (41) melalui pemeriskana DNA, dan Vera Junita (22) melalui pemeriksaan DNA.

Selain itu Resti Amalia (27), Vivi Hajanto (42), Dede Anggraini (41), dan Hendra (39) juga berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA.

Sementara itu untuk korban yang berhasil diidentifikasi berkat sidik jari, Petrus Rudolf (58), Eka Suganda (49), Niar Sugiono (39), Sudibyo Onggo (41), dan salah satu anggota kepolisian Bangka Belitung atas nama Mito (36).

Lisda mengungkapkan pihak keluarga telah diinformasikan sejak sidang rekonsiliasi pada hari ini selesai. Pihak kepolisian berjanji akan memfasilitasi dan mempermudah keluarga korban yang telah siap untuk melakukan serah terima jenazah.

"Kami usahakan hari ini karena pihak keluarga sudah kita panggil. Penyerahan itu sebatas dokumen, jadi jika pihak keluarga belum siap bisa ditaruh di sini [RS Polri]," tambah Lisda.

Hingga kini, dari total data manifes 189 korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, pihak RS Kramat Jati berhasil mengidentifikasi 20 korban. Sedangkan dari total 137 kantong jenazah yang telah diterima RS Polri, tidak menutup kemungkinan masih akan terus bertambah hingga proses evakuasi dari Badan SAR Nasional dinyatakan selesai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lion air jatuh

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top