Dubes RI untuk Saudi Kunjungi Keluarga Tuti Tursilawati

DUBES RI UNTUK SAUDI TAKZIYAHI KELUARGA TUTI TURSILAWATI
Andhika Anggoro Wening | 04 November 2018 11:22 WIB
Duta Besar RI untuk Arab Saudi sekaligus Wakil Tetap RI di OKI, Agus Maftuh Abegebriel (memakai jas) bersama keluarga Tuti Tursilawati - Istmewa

Bisnis.com, JAKARTA - Duta Besar RI untuk Arab Saudi sekaligus Wakil Tetap RI di OKI, Agus Maftuh Abegebriel takziyah ke kediaman keluarga Tuti Tursilawati di Desa Cikeusik, Kabupaten Majalengka, Sabtu (3/11/2018).

Sebagaimana diberitakan, Tuti kembali kepada Allah SWT setelah vonis mati yang dijatuhkan putusan Mahkamah ‘Ulya (Mahkamah Agung) Kerajaan Arab Saudi.

Dalam takziyah tersebut Dubes Maftuh Abegebriel atas nama keluarga besar Kedutaan RI di Riyadh mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Tuti Tursilawati.

"Ini takdir Allah SWT. Saya yakin dan mendoakan Tuti Khusnul khatimah karena wafat ketika sudah menghafalkan 15 juz alquran," ujar Maftuh di hadapan keluarga Tuti.

Dubes disambut langsung oleh Ibu kandung Tuti, Iti Sarniti yang sebelumnya sudah sangat akrab dengan Duta Besar RI Agus Maftuh Abegebriel.

Ibu Iti Sarniti juga mengucapkan terimakasih atas semua usaha dan upaya yang sudah dilakukan oleh KBRI dan KJRI di Arab Saudi dalam mendampingi dan ikhtiar-ikhtiar demi kebebasan Tuti Tursilawati.

Ibu ITI secara khusus juga menceritakan pertemuannya dengan Dubes dan Isteri yang pernah menjemputnya tengah malam ketika mendarat di Jeddah dalam rangka bertemu dengan anaknnya, Tuti Tursilawati di Thaif.
Iti sendiri juga pernah bekerja menjadi TKI di Arab 2-3 tahun.

Pada sisi lain Dubes RI juga menjelaskan bahwa Bapak Presiden Jokowi sangat serius dalam upaya pembebasan Tuti, namun takdir tidak bisa ditolak. Ibu Tuti juga sudah ikhlas menerima takdir tersebut.

"Pada april 2018 lalu kami berbincang dengan Bu Iti di Masjidil Haram selesai menjalankan umrah untuk menghadapi kemungkinan terburuk,. Ibu Iti dan keluarga sudah ikhlas," tambah Maftuh.

Meski begitu, eksekusi mati atas Tuti tetap sangat mengecewakan dirinya dan pemerintah Indonesia.
"Ini terjadi hanya terpaut satu minggu setelah 40 delegasi Saudi dan 60 delegasi Indonesia bertemu dalam The Joint Commission Meeting tgl 20 sd 23 Oktober 2018 yang lalu," tutup Maftuh.

Tag : arab saudi
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top