Trump Minta Menterinya Susun Kesepakatan Dagang Potensial dengan China

Presiden AS Donald Trump ingin mencapai kesepakatan dagang dengan Presiden China Xi Jinping lewat pertemuan keduanya di sela-sela KTT G20 di Argentina, akhir bulan ini.
Dwi Nicken Tari | 02 November 2018 14:27 WIB
Presiden AS Donald Trump berinteraksi dengan Presiden China Xi Jinping di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, AS, 6 April 2017. - .Reuters/Carlos Barria TPX

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden AS Donald Trump ingin mencapai kesepakatan dagang dengan Presiden China Xi Jinping lewat pertemuan keduanya di sela-sela KTT G20 di Argentina, akhir bulan ini.

Menurut empat orang sumber yang mengerti jalannya diskusi,Trump dikabarkan telah meminta pejabat AS untuk mulai menyusun dokumen potensial.

“Dorongan untuk mencapai kesepakatan tersebut muncul setelah Trump berkomunikasi via telepon dengan Xi pada Kamis (1/11/2018),” kata salah seorang sumber yang menolak disebutkan identitasnya, seperti dikutip Bloomberg, Jumat (2/11/2018).

Sumber lain menyampaikan, Trump telah meminta menteri kabinet utamanya untuk mempersiapkan staf dan segera membentuk dokumen kesepaktan potensial. Hal itu pun menjadi sinyal bahwa konflik perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia memiliki harapan untuk segera berakhir. 

Selanjutnya, imbuh sumber tadi, beberapa agensi juga akan bergabung dalam penyusunan rencana tersebut.

Setelah pemberitaaan tersebut, nilai yuan offshore pun langsung menguat 0,22% menjadi 6,9030 per dolar AS pada 12.49 di Hong Kong. Sementara itu, yuan onshore reli 0,13%.

Sebelumnya, Bloomberg melaporkan, kedua presiden telah saling berbagi informasi via telepon mengenai diskusi konstruktif mengenai Korea Utara dan perang dagang.

Media China bahkan menyebut bahwa Trump mendukung komunikasi langsung yang sering antara kedua presiden dan ingin bersama-sama mengupayakan keberhasilan pertemuan dengan Xi yang rencananya dilakukan di sela-sela KTT G20.

Adapun dalam reli kampanye di Kolumbia, Missouri, Trump selalu mengulang bahwa, “mereka [China] ingin melakukannya [kesepakatan], Dia [Xi] ingin melakukannya. Mereka semua [China] ingin melakukannya.”

Sementara itu, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow menyampaikan bahwa Trump dan Xi kemungkinan dapat mengambil terobosan terkait sengketa dagang. Hal itu bisa terjadi dalam pertemuan pada 30 November—1 Desember 2018 tersebut.

Namun, Kudlow menegaskan, Trump akan secara agresif mengupayakan agendanya terhadap China. AS bahkan telah mempersiapkan pengumuman kebijakan tarifnya jika tidak tercapai kesepakatan pada pertemuan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, Donald Trump

Sumber : Bloomberg
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top