Dahnil: Sandi, Gus Irfan, dan Saya Lepas Jabatan Demi Perubahan

Dahnil: Sandi, Gus Irfan, dan Saya Lepas Jabatan Demi Perubahan
Jaffry Prabu Prakoso | 01 November 2018 23:33 WIB
Cawapres Sandiaga Uno saat menjawab pertanyaan warganet di media sosial, Kamis (18/10)./JIBI - BISNIS/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Keputusan Cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Irfan Yusuf meninggalkan pesantrennya untuk memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diungkapkan untuk membawa perubahan.

Koordinator Juru Bicara Dahnil Anzar mengatakan bahwa pemikiran ini karena Irfan merasa kondisi Indonesia sedang dalam kondisi yang memprihatinkan.

“Sama seperti Sandi keluar dari dunia usaha dan saya juga keluar dari ASN. Kami keluar dari zona nyaman dan berhadapan dunia politik yang menurut Sandi dan saya kejam,” katanya di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Dengan keluar dari kenikmatan yang ada selama ini diharapkan mereka bisa membuat Indonesia yang lebih baik.

Irvan Yusuf sebelumnya adalah Pengasuh Pondok Pesantren Al Farros, Tebu Ireng.

Pria yang disapa Gus Irfan ini menjelaskan bahwa dia terpaksa turun gunung karena kondisi negara saat ini sedang mengalami sejumlah krisis, baik dalam sektor ekonomi maupun budaya.

“Sebetulnya saya lebih nyaman kehidupan di pesantren. Tapi situasi empat tahun ke belakang ini, menurut saya egois jika saya mengutamakan kenikmatan saya di sana. Akhirnya saya mau untuk bantu di sini,” ucapnya.

Kehadiran Gus Irfan diyakini menambah amunisi baru pasangan pilpres nomor urut 02 ini dalam memperkuat konsep ekonomi pesantren.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prabowo subianto, Pilpres 2019

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top