Taufik Kurniawan, Wakil Ketua Komisi 'Basah' yang Jadi Tersangka KPK

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk Kabupaten Kebumen.
Stefanus Arief Setiaji | 30 Oktober 2018 16:51 WIB
Taufik Kurniawan. - fpan

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk Kabupaten Kebumen.

Dalam keterangannya, KPK menduga peran Taufik Kurniawan dalam alokasi DAK untuk Kabupaten Kebumen. Taufik diduga menerima fee sebesar 5% dari alokasi DAK untuk Kabupaten Kebumen.

KPK menduga  peran Taufik Kurniawan dalam kasus pembahasan DAK fisik tahun anggaran 2016 dirinci melalui pedekatan atau pertemuan yang dilakukan dengan Bupati kebumen Mohammad Yahya Fuad.

“Setelah dilantik, MYF [Mohammad Yahya Fuad] melakukan pendekatan pada sejumlah pihak termasuk anggota DPR, salah satunya TK [Taufik Kurniawan] selaku wakil ketua DPR periode 2014—2019,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat mengumumkan peningkatan status penyidikan di KPK, Selasa (30/10/2018).

Berdasarkan situs DPR.go.id, Taufik Kurniawan menjabat sebagai Wakil Ketua bidang Ekonomi dan Keuangan yang membidangi ruang lingkup tugas Komisi XI dan Badan Anggaran. Kursi bidang ekonomi dan Badan Anggaran cukup 'basah' karena lalu lintas pembahasan APBN berada di bawah kendali bidang yang ditangani Taufik.

Taufik lahir di Semarang pada 22 November 1967 dan terpilih sebagai anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII yang melingkup wilayah Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Di Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik menjabat sebagai Wakil Ketua Umum periode 2015—2020.

Namanya mulai terdengar di Senayan sebagai anggota DPR pada periode 2004—2009 sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR. Sebelum duduk sebagai anggota DPR, dia tercatat sebagai pengusaha dengan menjabat sebagai Direktur Utama PT Jati Prima.

Dia pernah juga tercatat sebagai General Manager PT Blue Vile Corp. dan Factory Manager PT Salim Group Indonesia.

Taufik Kurniawan mengenyam pendidikan di Universitas Diponegoro Semarang dengan mengambil jurusan manajemen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpk, dpr

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top