Tim Prabowo-Sandi Usul Debat Kampanye Berdurasi Enam Jam

Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi mengusulkan agar debat kampanye peserta pemilihan presiden dilakukan selama enam jam.
Jaffry Prabu Prakoso | 23 Oktober 2018 20:31 WIB
Calon Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan undian nomor urut untuk Pilpres 2019, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi mengusulkan agar debat kampanye peserta pemilihan presiden dilakukan selama enam jam.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Mardani Ali Sera mengatakan bahwa ide ini muncul agar isu yang dibahas saat diskusi sangat dalam.

“Kalau selama ini kan dibatasi memberikan pendapat 2-3 menit. Apa yang bisa disampaikan dengan waktu segitu? Enam jam mungkin bombastis ya, tapi intinya dalami sampai tuntas,” katanya di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Menurutnya acara diskusi publik yang diadakan penyelenggara pemilu selama ini yaitu hanya berlangsung dua jam tidak cukup.

Dengan durasi lebih panjang, masyarakat bisa mengetahui kualitas calon presiden dan calon wakil presiden yang akan mereka usung.

Selama acara berlangsung, Mardani juga mengusulkan agar tidak ada pendukung yang hadir saat debat publik. 

Berdasarkan pengalaman yang selama ini terjadi, suporter hanya membuat ramai suasana debat saja.

“Artinya debat itu betul-betul substansi sampaikan ke publik. Karena kalau suporternya hadir, tidak ada isinya, tapi entertainment-nya,” ucap Mardani.

Tag : Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top