Mengintip Cara BNI & KJRI Hong Kong Agar Pekerja Migran Tetap Berdaya

Pekerja migran Indonesia di Hong Kong boleh dibilang memiliki penghasilan yang cukup tinggi. Namun, para pekerja migran itu harus tetap didampingi dan terus belajar agar mampu terus berkembang ke depan.
Stefanus Arief Setiaji | 22 Oktober 2018 13:59 WIB
Konsul Jenderal KJRI Hong Kong Tri Tharyat

Bisnis.com, JAKARTA — Pekerja migran Indonesia di Hong Kong boleh dibilang memiliki penghasilan yang cukup tinggi. Namun, para pekerja migran itu harus tetap didampingi dan terus belajar agar mampu terus berkembang ke depan.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong Tri Tharyat mengatakan bahwa pihaknya selalu berupaya memberikan pendampingan kepada Pekerja Migarn Indonesia (PMI) di Hong Kong agar memiliki bekal pengetahuan yang cukup.

Hal itu disampaikan Tri saat menghadiri pembukaan BNI Photofun di Hong Kong pada Minggu (21/10/2018).  Untuk bisa bertahan dalam persaingan yang ketat, setiap WNI harus memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni.

“Punya kamera bagus memang penting. Tapi lebih penting adalah kemampuan untuk mengoperasikan dan menjadikannya jembatan untuk mencari nafkah. Jangan sampai, kamera dibawa pulang kemudian jadi nasi [dijual],” ujarnya dikutip dari keterangan resminya.

Konsulat Jenderal bekerja sama dengan pihak-pihak terkait terus memberikan pelatihan bagi PMI di Hong Kong. Para pekerja diminta terus mengembangkan diri sesuai dengan kesukaan masing-masing.

Dalam kegiatan kemarin misalnya, selain pembelajaran teknik dan lomba fotografi, KJRI bersama PT Bank Negara Indonesia Tbk. menghelat juga pelatihan untuk bisnis minuman kopi dan rias wajah dengan narasumber dari Tanah Air. Lebih dari 150 orang PMI Hongkong terlihat aktif dan hadiah puluhan juta rupiah disediakan.

“Kami senang terus difasilitasi untuk maju. Saya harap kegiatan semacam ini terus berlanjut dengan variasi yang lebih banyak lagi,” ujar seorang PMI yang sering dipanggil Mbak Sri.

Menurut Direktur Treasury dan Internasional BNI, Rico Rizal Budidarmo, kegiatan pemberdayaan atau capacity building kepada pekerja migran yang dilakukan BNI Hong Kong ini merupakan salah satu program kerja Kantor Cabang Luar Negeri BNI.

Selain mendukung transaksi perdagangan khususnya ekspor Indonesia, BNI juga mendukung keberadaan PMI untuk memiliki bekal memadai saat kembali ke tanah air baik dari segi finansial mau pun keterampilan untuk membuka usaha.

Perusahaan pelat merah cabang Hongkong yang kini dinahkodai oleh GM Wan Andi Aryadi ini  berkomitmen terus menabur manfaat kepada WNI dimanapun mereka berada. Dalam waktu dekat, BNI Hong Kong juga akan menyapa nasabahnya dalam berbagai aktivitas yang menarik.

Tag : bni, hongkong, pelatihan
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top