Timses Jokowi Minta Semua Pihak Dukung Divestasi Freeport, Bukan Menghambat

Koalisi Indonesia Kerja sebagai koalisi partai politik pengusung Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin meminta dan mengingatkan seluruh pihak untuk mendukung proses divestasi PT Freeport Indonesia.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 19 Oktober 2018  |  20:27 WIB
Timses Jokowi Minta Semua Pihak Dukung Divestasi Freeport, Bukan Menghambat
Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate memberikan keterangan pers tentang sikap partai terkait Pansus Hak Angket DPR tentang KPK, di Jakarta, Senin (11/9). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Koalisi Indonesia Kerja sebagai koalisi partai politik pengusung Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin meminta dan mengingatkan seluruh pihak untuk mendukung proses divestasi PT Freeport Indonesia.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Johnny G. Plate mengatakan bahwa proses divestasi yang sedang dilakukan pemerintah atas PT Freeport Indonesia membutuhkan pekerjaan yang fokus dan serius, serta tingkat kepercayaan yang memadai.

Partai Gerindra melalui kadernya Ramson Siagian yang juga anggota Komisi VII DPR meminta pemerintah untuk menghentikan proses divestasi karena dianggap sebagai sebuah pencitraan.

“Kita justru bertanya apabila ada fraksi, ada partai, atau politisi yang berusaha menghambat ini ya. Kami justru bertanya adakah komitmennya untuk memastikan UUD Pasal 33 dapat diimplementasikan dengan baik dalam proses divestasi saham PT Freeport,” ujar Johnny di Rumah Cemara 19, Jakarta, Jumat (19/10/2018).

“Kami mengingatkan dan akan memperhatikan, apakah ada kelompok kepentingan tertentu yang justru berusaha menghambat proses divestasi ini,” lanjutnya.

Johnny mengatakan proses divestasi yang sedang dilakukan pemerintah dapat berdampak sangat besar bagi perekonomian Indonesia.

Untuk itu, ia mengimbau agar tidak ada pihak yang berusaha menghambat proses tersebut.

“Tapi bagi yang tidak paham atau yang berpura-pura tidak paham maka kami mohon perhatiannya, ini suatu divestasi yang besar jangan sampai usaha sengaja atau tidak sengaja menghambat proses divestasi ini dan akan merugikan kepentingan perekonomian negara, perekonomian bangsa,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa, pemerintah secara terangan-terangan dan gamblang memberikan informasi proses divestasi PT Freeport Indonesia sesuai dengan porsinya.

“Namun pemerintah juga menyadari kualitas informasi yang disampaikan pada publik agar proses divestasi dapat berlangsung dengan lancar dan baik untuk memastikan leverage dan bargain yg dilakukan tim pemerintah bs sukses untuk memastikan divestasi ini,” pungkasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top