Mengintip Narasi Kampanye Prabowo-Sandi

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memiliki strategi khusus dalam memenangkan pemilihan presiden 2019.
Jaffry Prabu Prakoso | 13 Oktober 2018 14:24 WIB
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) dan Sandiaga Uno (kanan) didampingi Dewan Penasehat BPN Amien Rais (kiri) memberikan keterangan pers mengenai berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet, di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (3/10). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memiliki strategi khusus dalam memenangkan pemilihan presiden 2019.

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengatakan bahwa fokus utama Prabowo-Sandi adalah menyelesaikan masalah ekonomi. 

“Permasalahan kita saat ini di ekonomi. Karena yang paling sering terucap di masyarakat adalah daya beli, harga mahal, dan pekerjaan,” katanya kepada Bisnis.com, saat ditemui di kediamannya, Jakarta, Sabtu (13/10/2018).

Berdasarkan serapan aspirasi masyarakat menengah ke bawah, mereka tidak sama sekali merasakan dampak pembangunan seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan yang dibuat pemerintahan Joko Widodo. 

Keadaan yang paradoks, seperti banyak lulusan S1 dan S2 tidak mendapatkan pekerjaan layak juga sering tim pemenangan peserta pilpres nomor urut 02 ini temui. 

“Jadi agak berat memang di kenyataan. Oleh karena itu, kita ingin perbaiki perekonomian masyarakat di tingkat bawah,” ucapnya. 

Prabowo-Sandi, kata Eddy, tidak ingin daya beli masyarakat menurun. Apalagi, harga barang kian naik karena bahan bakunya impor ditambah dengan nilai tukar rupiah terus merosot. 

Tag : prabowo subianto, Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top