Ridwan Kamil Ogah Andalkan APBD untuk Bangun Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Emil memastikan bahwa untuk mewujudkan programnya selama lima tahun ke depan tidak hanya bisa mengandalkan APBD saja.
Wisnu Wage Pamungkas | 11 Oktober 2018 11:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/JIBI/BISNIS - Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Emil memastikan bahwa untuk mewujudkan programnya selama lima tahun ke depan tidak hanya bisa mengandalkan APBD saja.

"Sebagai pemimpin saya akan cari sumber-sumber pendanaan, apapun itu, karena hanya kalau mengandalkan APBD, menurut hitungan matematikanya tidak akan sampai, kan," ungkap Emil, Kamis (11/10/2018).

Pendanaan lain, kata Emil, bisa saja datang melalui investasi baik dari dalam maupun luar negeri, atau memanfaatkan CSR.

"Kecuali kita ada investasi dalam dan luar negeri. Kita ada hibah dalam dan luar negeri, kita maksimalkan CSR dalam dan luar negeri," tukas Emil.

"Itulah cara-cara kita membangun Jawa Barat, memastikan pada saat dana pemerintah terbatas seorang pemimpin jangan menyerah dan terus mencari inovasi pembiayaanya," katanya.

Pihaknya juga sudah memiliki lima strategi pembanguan ekonomi di Jawa Barat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusi, yaitu pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kerja sama antarkota/kab di Jawa Barat, revitalisasi desa (termasuk di dalamnya program Satu Desa Satu Produk, Satu Desa Satu Perusahaan) dan pembanguan sentra pertumbuhan ekonomi baru dengan pemanfaatan sumber daya lokal. 

“Dalam lima tahun ke depan, saya membayangkan Jawa Barat menjadi daerah yang berkembang dari pariwisata ekonomi, ibu-ibu yang kemampuannya sudah meningkat melalui sekolah perempuan, dan agrikultur," katanya. 

Selain itu, pihaknya juga sudah memiliki program sebagai langkah untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan masyarakat.

"Komitmen kami di Jawa Barat selama lima tahun akan memberikan dukungan akses penuh, pertolongan ke kelompok masyarakat yang paling lemah," ujarnya.

Rencananya Jawa Barat akan mempunyai program Kredit Mesra (Masjid Sejahtera) yang akan diluncurkan bulan depan. Kredit ini akan memanfaatkan masjid sebagai sebagai tempat pemberi kredit yang akan diberikan tanpa bunga dan agunan.

"Sehingga kalau ada yang butuh bantuan keuangan cukup ke masjid tanpa bunga tanpa agunan," paparnya.

 

Tag : jawa barat, ridwan kamil
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top