Gubernur Riau Terpilih Dukung Jokowi, Ini Alasannya

Gubernur Riau terpilih Syamsuar, yang saat ini masih menjabat Bupati Siak, mengatakan bahwa dukungan dari semua kepala daerah di wilayah itu karena melihat kinerja serta program dari pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang berpihak kepada daerah.
Arif Gunawan | 10 Oktober 2018 17:33 WIB
Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar (ketiga kiri) dan Edy Natar Nasution (kedua kanan) saat meninggalkan gedung KPU usai melakukan pendaftaran sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau di Gedung KPU Riau, Pekanbaru, Riau, Senin (8/1/2018). - Antara/Rony Muhar

Bisnis.com, PEKANBARU -- Gubernur Riau terpilih Syamsuar, yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Siak, menyebutkan alasan semua kepala daerah di wilayah itu mendukung Jokowi.

Kinerja serta program dari pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, ujar Syamsuar, dinilai telah berpihak kepada daerah.

"Alasan saya memilih beliau [Jokowi] karena kepemimpinan ini perlu dilanjutkan, Riau masih membutuhkan banyak hal ke depan, seperti infrastruktur, ekonomi kerakyatan seperti TORA, perhutanan sosial, replanting sawit, kelapa, dan lainnya," kata Syamsuar, Rabu (10/10/2018).

Syamsuar yang memenangkan pilkada Riau pada Juni lalu lewat dukungan PKS, PAN, dan Partai NasDem ini tidak khawatir dengan konsekuensi dari dua partai pendukungnya yang saat ini mengusung pasangan Prabowo - Sandiaga.

Menurut dia dukungan kepada petahana adalah hal yang biasa, dan pilihan itu dilakukan Syamsuar sesuai dengan hati nuraninya.

Dia menjelaskan tahun ini banyak program dari pemerintah pusat yang dijalankan Kabupaten Siak.

Misalnya pembangunan infrastruktur senilai Rp148 miliar, lalu penetapan Pelabuhan Tanjung Buton sebagai proyek strategis nasional.

Selain itu, program TORA sudah terealisasi 4.000 ha dari target 10.000 ha. Program lainnya adalah realisasi pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai yang melintasi Kabupaten Siak, dan program replanting kebun kelapa sawit.

"Kalau program pusat di Siak banyak lah, karena itu kami ingin program ini dilanjutkan," kata Syamsuar.

Adapun data KPU Riau menunjukkan jumlah DPT daerah itu pada pilkada Riau Juni 2018 mencapai 3,62 juta pemilih.

Pada 2014, di Provinsi Riau, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla mendapatkan suara 49,88% atau kalah tipis dari pasangan Prabowo-Hatta Rajasa.

Tag : jokowi, riau, Pilpres 2019
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top