BNPB Evaluasi Bantuan Negara Asing Untuk Palu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana berencana mengevaluasi bantuan dari pihak asing untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah.
Sholahuddin Al Ayyubi | 10 Oktober 2018 17:27 WIB
Sejumlah kerusakan akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018). - Antara/BNPB/pras

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Nasional Penanggulangan Bencana berencana mengevaluasi bantuan dari pihak asing untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah.

Evaluasi dilakukan sejalan dengan berakhirnya masa tanggap darurat.

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengemukakan bantuan dari pihak asing tersebut akan diperpanjang selama 14 hari ke depan. Perpanjangan dilakukan jika dirasa masa tanggap darurat belum selesai.

Menurutnya, BNPB saat ini masih melakukan pemantauan situasi di lapangan untuk menentukan bantuan asing diperpanjang atau tidak.

"Kita lihat dulu nanti situasi di lapangan bagaimana, kalau banyak hal yang belum selesai, kita lakukan upaya kedaruratan akan diperpanjang 14 hari lagi ke depan. Intinya kita evaluasi dulu masih perlu terima bantuan atau tidak," tuturnya, Rabu (10/10/2018).

Menurut Willem, negara asing yang akan memberikan bantuan harus mengikuti aturan yang berlaku, seperti di antaranya pengiriman logistik dari negara asing harus melalui wilayah Jakarta kemudian ke wilayah Balikpapan selanjutnya baru ke daerah Palu.

"Jadi kita yang melakukan managemen logistik itu. Artinya semua barang yang masuk harus dicatat lalu disimpan di gudang yang baik. Kita juga akan atur gudangnya dan distribusinya nanti," tegas Willem.

Tag : bnpb, Gempa Palu
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top