Pertemuan Puncak Trump-Kim Jong Un Jilid 2 Disiapkan, Menlu AS Melobi Pyongyang

Menlu AS Mike Pompeo menuju Pyongyang untuk melakukan perundingan baru dengan Kim Jong Un terkait denuklirisasi dan pertemuan puncak pemimpin Krea Utara dengan Donald Trump untuk kedua kalinya. 
John Andhi Oktaveri | 07 Oktober 2018 18:06 WIB
Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura, 12 Juni 2018. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Menlu AS Mike Pompeo menuju Pyongyang untuk melakukan perundingan baru dengan Kim Jong Un terkait denuklirisasi dan pertemuan puncak pemimpin Krea Utara dengan Donald Trump untuk kedua kalinya. 

Pompeo berangkat dari Tokyo hari ini sebagai negara pertama dalam rangkaian kunjungan ke Korea Utara, Korea Selatan dan China sebagaimana dikutip CNN.com, Minggu (7/10).

"Tujuan selanjutnya adalah Pyongyang untuk bertemu dengan Pemimpin Kim dan melanjutkan tugas memenuhi komitmen POTUS (President of the United States) dan Kim," ujar Pompeo di akun Twitternya yang mempergunakan singkatan untuk presiden AS Donald Trump. 

Kunjungan Pompeo itu merupakan yang keempat kalinya ake Pyongyang saat kemungkinan kesepakatan bersejarah AS-Korea Utara semakin mendekati kenyataan. Dalam penerbangan menuju Tokyo, Pompeo mengatakan tujuan kunjungannya adalah "membangun rasa percaya yang cukup" antara Washington dan Pyongyang untuk mencapai perdamaian. 

"Kemudian kami juga akan membicarakan pertemuan puncak berikutnya," kata Pompeo. 

Namun dia tidak terlalu berharap akan ada terobosan dalam pertemuan itu. 

"Saya ragu kita akan ada kesepakatan tetapi hanya memulai membuat opsi bagi lokasi dan waktu pertemuan baru antara  Kim dan presiden AS. Mungkin bisa lebih jauh lagi dari itu," ujarnya. 

Pada Juni, Trump bertemu dengan Kim Jong Un di Singapura dalam satu pertemuan puncak ertama terjadi antara kedua negara. 

Belum ada presiden AS yang pernah berkunjung ke Korea Utara yang menurut kelompok hak asasi manusia negara paling represif di dunia.

Sejak pertemuan puncak di Singapura yang menurut pengkritiknya hanya menghasilkan komitmen tak jelas dari Kim Jong Un terkait denuklirisasi semenanjung Korea, jalan menuju hubungan yang lebih hangat mengalami rintangan. 

Trump sempat membatalkan kunjungan Pompeo ke Pyongyang sebelumnya setelah dia mengatakan tidak ada kemajuan signifikan dalam menerapkan kesepakatan deklarasi Singapura.  

Setelah Pyongyang, Pompeo akan berkunjung ke Korea Selatan untuk bertemu dengan presiden negara itu yang bertindak sebagai perantara kedua kubu.  Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-wha mengisyaratkan tawaran besar yang kemungkinan bisa dicapai kedua negara. 

Tag : kim jong un, Donald Trump
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top