Gempa Palu-Donggala: 18 Negara Kirim Bantuan dengan Pesawat, harus Trasit ke Balikpapan

Sebanyak 18 negara telah mewujudkan komitmen mereka dalam membantu korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
John Andhi Oktaveri | 07 Oktober 2018 18:42 WIB
Warga berusaha meninggalkan kota Palu untuk mengungsi melalui Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 18 negara telah mewujudkan komitmen mereka dalam membantu korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengaku hingga kemarin malam telah mengeluarkan izin terbang kepada pesawat-pesawat dari 18 negara yang mengangkut bantuan untuk korban gempa-tsunami.

Namun, karena lalu lintas penerbangan di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri di Palu begitu sibuk , pesawat-pesawat tersebut diarahkan ke Balikpapan terlebih dulu sambil menunggu giliran.

"Ada beberapa pesawat yang setelah mendrop bantuan, kembali ke negaranya. Ada negara yang meminjamkan pesawatnya untuk mentransportasikan bantuan dari Balikpapan atau Makassar ke Palu," kata Fachir kepada wartawan, Minggu (7/10/2018).

Mantan duta besar Indonesia untuk Arab Saudi itu menambahkan bahwa negara-negara yang sudah mengirim bantuan antara lain Korea Selatan, Jepang, Swiss, Singapura, China, Qatar, Turki, India, Australia, Selandia Baru, Malaysia, dan Inggris.

Pada Jumat (5/10), bantuan dari Singapura, Malaysia, India, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru telah tiba di Palu setelah menunggu selama dua hari di Balikpapan. Kemudian pada Sabtu (6/10), giliran pesawat dari Jepang yang mendarat, ujarnya.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii, mengatakan Tokyo telah mengirim pesawat Hercules C-130 dan sekitar 51 personel Penanggulangan Bencana dari Angkatan Bersenjata.

Di samping Jepang, Inggris juga telah mengalirkan bantuan senilai Rp60 miliar. Menggunakan pesawat Airbus A400M, bantuan tersebut tiba di Balikpapan dari Inggris Jumat lalu.

Fachir, mengaku ada sejumlah negara yang berjanji mengirim donasi berwujud uang.

"Kalau komitmen, ada sekitar Rp220 miliar. Ada yang sudah disalurkan langsung, misalnya dari Cina ada US$200.000 disalurkan ke PMI," ujarnya.

Tag : Gempa Palu
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top