Iskindo Gelar Ekspedisi Pinisi Kemanusian ke Sulawesi Tengah

Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) dan Yayasan Makassar Skalia menggelar pelayaran ekspedisi pinisi untuk misi kemanusiaan korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu-Donggala.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 06 Oktober 2018 17:22 WIB
Wisatawan melintas di antara Kapal Pinisi. - Bisnis/Dedi Gunawan


Bisnis.com, JAKARTA – Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) dan Yayasan Makassar Skalia menggelar pelayaran ekspedisi pinisi untuk misi kemanusiaan korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu-Donggala.

Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), Muh Zulficar Mochtar mengatakan bahwa misi ini bertujuan untuk membawa bantuan bahan makanan, obatan-obatan dan pakaian untuk membantu korban bencana.

"Misi pelayaran ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan ISKINDO bagi korban bencana Palu-Donggala," kata Zulficar melalui siaran pers, Sabtu (6/10/2018).

Pendistribusian bantuan ini mennggunakan kapal pinisi karena mobilitas dan daya jangkaunya yang luas ke wilayah pesisir yang terpapar gempa dan tsunami.

"Bangsa ini pusat aset maritim yaitu pinisi yang bisa digerakan untuk tanggap darurat bencana seperti saat ini" sambungnya.

Sementara itu, Loordinator program Pinisi Bakti Peduli Palu-Donggala, Moh Abdi Suhufan mengatakan bahwa misi peduli Palu dan Donggala akan memakan waktu 10 hari.

"Misi ini membawa 70 ton bahan bantuan dan 37 orang relawan dengan 10 hari waktu operasi bakti," kata Abdi.

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam misi ini adalah dapur umum, bantuan korban oleh relawan, pengambilan data drone serta pemeriksaan kesehatan dan konseling bagi korban.

"Selain pemberian bantuan, kami akan mencoba membantu pemerintah melakukan pendataan kerusakaan ekosistem pesisir," kata Abdi

Sementara itu, Direktur Makassar Skalia Sapril Ahmad mengatakan bahwa aksi ini merupakan rangkaian rencana ekspedisi Bakti Nusa yang akan berlayar mengelilingi Indonesia dalam satu tahun.

"Aksi ini merupakan test event bakti pinisi untuk korban gempa," kata Sapril.

Pelepasan tim relawan pinisi Bakti dilakukan di dermaga Lantamal IV Makasasar pada Jumat, 5 Oktober 2018. Selanjutnya kapal akan berangkat dari pelabuhan Paotere Makassar pada Sabtu, 6 Oktober 2018. Kapal Pinisi dijadwalkan tiba di Donggala tanggal 8 Oktober dan tiba Palu tanggal 9 Oktober 218.

Tag : Gempa Palu
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top