Kelompok Penyelamat dari Prancis Bantu Cari Korban di Palu

Sebuah tim penyelamat asal Prancis turun membantu pencarian sisa tubuh korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (6/10/2018).
Dwi Nicken Tari | 06 Oktober 2018 14:18 WIB
Warga menunggu pembeli di antara reruntuhan bangunan akibat gempa di Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10/2018). - ANTARA/Abriawan Abhe
Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah tim penyelamat asal Prancis turun membantu pencarian sisa tubuh korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (6/10/2018).
 
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa seluruh korban gempa berkekuatan 7,5 SR dan tsunami di pantai barat Sulawesi pada 28 September 2018 harus ditemukan.
 
Ratusan masyarakat diperkirakan masih berada di dalam lumpur yang mulai mengering. Adapun gempa telah menyebabkan terjadinya pencairan tanah (soil liquefaction) sehingga  daratan berubah menjadi rawa-rawa.
 
Arnaud Allibert dan empat orang anggota kelompok Pompiers Humanitaires Francais merupakan penyelemat pertama yang turun mencari sisa korban di bawah reruntuhan Desa Petobo.
 
Tim itu bertujuan mencari dan menyelamatkan tubuh korban dari dalam lumpur-lumpur tersebut agar mesin berat dapat mengeruk lebih dalam.
 
"Kami akan membersihkan semua reruntuhan dan mencari apakah masih ada korban. Kalau kami melihat ada bagian tubuh yang terlihat, kami akan menyelamatkannya. Ini akan menjadi pekerjaan yang lama. Setelah itu baru dikeruk pakai mesin berat," kata Allibert ketika menyurvei puing-puing, seperti dikutip Reuters, Sabtu (6/10/2018).

Adapun data korban jiwa dari gempa dan tsunami saat ini berjumlah 1.571 jiwa dan diperkirakan masih akan bertambah.

Sebagian besar korban ditemukan di Palu sementara jumlah korban dari daerah yang terpencil belum seluruhnya tercatat.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gempa Palu, Gempa Palu

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top