Prabowo-Sandi Minta Pemerintah Turunkan Standar Kemewahan Acara IMF-WB

Koalisi Indonesia Adil dan Makmur meminta pemerintah tidak terlalu mengeluarkan biaya yang sangat tinggi demi memberikan kemewahan pada acara tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia atau IMF-WB di Bali.
Jaffry Prabu Prakoso | 05 Oktober 2018 23:50 WIB
Salah satu bangunan di ruang VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk transit kepala negara dalam acara International Monetary Fund-World Bank Annual Meetin 2018. Foto diambil Senin (24/9/2-18). - JIBI/Anton Wahyu Prihartono

Bisnis.com, JAKARTA — Koalisi Indonesia Adil dan Makmur meminta pemerintah tidak terlalu mengeluarkan biaya yang sangat tinggi demi memberikan kemewahan pada acara tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia atau IMF-WB di Bali.

Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang berduka dengan bencana yang dialami.

Itulah sebabnya tidak pantas jika menghamburkan uang di saat masyarakat lain sedang berduka dan juga kesusahan ekonomi.

“Karena tidak mungkin dibatalkan, Koalisi Indonesia Adil dan Makmur usulkan turunkan standar kemewahan,” katanya di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Tim Prabowo-Sandi mencatat total anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk acara ini sangat fantastis.

Kegiatan ini memakan biaya melebihi Rp800 miliar atau USD70 juta.

Sementara itu berdasarkan pengalaman mereka, kegiatan internasional paling mewah hanya butuh USD10 juta.

Di sisi lain Dahnil juga mempertanyakan dampak positif acara IMF-WB.

“Pertemuan ini dipertanyakan atas kontribusi terhadap kurs rupiah karena kurs rupiah malah mengalami pelemahan dan tidak ada tanda-tanda penguatan,” ungkapnya.

Melihat kondisi demikian, tim Prabowo-Sandi sepakat untuk tidak mengirimkan delegasi pada kegiatan IMF-WB.

Tag : annual meetings IMF-World Bank
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top