Fahri: Pelemahan Rupiah Akan Koreksi Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pelemahan nilai rupiah hingga mencapai Rp15.000 per dollar AS maka pemerintah harus mengoreksi pertumbuhan ekonomi dan sejumlah asumsi makro ekonomi.
John Andhi Oktaveri | 04 Oktober 2018 01:18 WIB
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pelemahan nilai rupiah hingga mencapai Rp15.000 per dollar AS maka pemerintah harus mengoreksi pertumbuhan ekonomi dan sejumlah asumsi makro ekonomi.

"Mau tak mau, target pertumbuhan ekonomi harus dikoreksi karena Rp15.000 sudah melewati ambang batas psikologis," kata Fahri mengomentari pelemahan nilai tukar tersebut,  Rabu (3/10).

Melemahnya rupiah, kata Fahri, juga berdampak kemana-mana termasuk penyusunan  RAPBN. Selain itu,semua gerak ekonomi juga akan terpengaruh.

Dalam kondisi demikian, menurut Fahri, pengusaha akan menghitung ulang soal rencana bisnisnya. Apalagi kalau bahan bakunya impor, tentu akan mengurangi impor.

“Selain itu pengusaha akan minta pemotongan pajak karena cost of production naik. Tentu berat sekali pengusaha sekarang ini," ujar wakil ketua DPR bidang kesejahteraan rakyat, katanya.

Disisi lain, katanya, pengusahan akan melakukan berbagai macam efisiensi guna menekan biaya operasi perusahaan.

"Termasuk mencari cara menurunkan biaya upah buruh yang selama ini menjadi momok. Karena selama inikan buruh terus menerus meminta kenaikan UMR," jelasnya.

Fahri tak membantah pengusaha bakal mendorong penggunaan barang-barang lokal. Karena memang langsung merasakan dampaknya. 

Menyinggung soal pertemuam IMF-World Bank, Fahri mengaku juga diundang menghadiri perhelatan even ini, namun kegiatan tersebut diyakini tak banyak pengaruhnya untuk Indonesia.

Tag : Rupiah
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top