Merasa Disudutkan dalam Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Kubu Jokowi akan Ambil Tindakan Hukum

Kubu pasangan calon presiden petahana Joko Widodo merasa dituduh terkait penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.
Muhammad Ridwan | 03 Oktober 2018 13:53 WIB
Ratna Sarumpaet - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Kubu pasangan calon presiden petahana Joko Widodo merasa dituduh terkait penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya akan melakukan kajian tentang peristiwa tersebut yang dinilai menyudutkan pihaknya.

“Dengan tuduhan yang saya sampaikan tadi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), tindakan yang sangat keji kemudian pengecut ini diangkat ke masalah yang lebih tinggi, kekerasan terhadap ibu yang memperjuangkan keadilan dan kebenaran,” paparnya di Rumah Cemara 19, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Selain itu, Hasto tidak membenarkan tindakan yang dilakukan Ratna Sarumpaet. Dia berasumsi tindakan yang dilakukan Ratna Sarumpaet adalah hoaks dan bertujuan untuk mendapatkan tempat elektoral di tengah bencana.

Oleh karena itu, tindakan tersebut dipandang tidak berkeperimanusiaan.

Untuk itu, lanjut Hasto, pihaknya akan melakukan tindakan hukum. Langkah ini diambil sekaligus untuk memberikan pendidikan politik untuk rakyat agar berdemokrasi dengan keadaban.

Namun, tindakan hukum akan diambil setelah proses penanganan bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng) selesai. Pasalnya, penanganan bencana alam menjadi prioritas utama TKN Jokowi-Ma'ruf.

“Kita sebagai bangsa Timur, ketika ada upaya melakukan manipulasi rasa dengan berbagai kejadian yang tidak benar, tentu saja harus disikapi dengan hukum secara serius,” ucapnya.

Tag : jokowi, Pilpres 2019
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top