Pemenuhan Pelayanan Dasar Pengungsi Gempa Sulteng Terus Diupayakan

Kementerian Sosial terus berupaya memenuhi pelayanan dasar untuk pengungsi bencana alam gempa bumi Palu dan Donggala.
Muhammad Ridwan | 03 Oktober 2018 02:57 WIB
Tim SAR melakukan evakuasi korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan hotel Roa-Roa di Palu, Minggu (30/9). Diperkirakan 50 orang tertimbun di reruntuhan bangunan hotel itu. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Sosial terus berupaya memenuhi pelayanan dasar untuk pengungsi bencana alam gempa bumi Palu dan Donggala.

Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kemensos Syahabuddin mengatakan pemenuhan dasar untuk pengungsi yaitu dapur umum, logistik, dan dukungan psikososial.

Lebih lanjut dia menjelaskan dapur umum tersebut dilengkapi makanan pokok seperti beras dan makanan siap saji yang akan diberikan untuk seluruh pengungsi.

“Dapur umum minimal ada sembilan yang terletak di mana-mana. Satu dapur umum dalam 1 jam bisa memasak 500 bungkus nasi. Anak-anak Tagana juga sudah dalam kondisi siap. Ini amanat UU Nomor 24 tahun 2007 dan Nawacita memberikan rasa aman, kita wajib mendukung itu," ujarnya di kantor Kemkominfo, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Ia menuturkan untuk saat ini pendistribusian logistik mengalami permasalah karena tersendatnya transportasi dan komunikasi.

Yang jadi permasalahan saat ini dalam pendistribusian logistik adalah transportasi dan komunikasi, dan hal tersebut masih terus diupayakan oleh Pemerintah.

Sementara itu, untuk dukungan psikososial, pihaknya telah mengerahkan ratusan personel Tagana dan juga dari beberapa stake holder yang disebar ke seluruh titik pengungsian guna memberikan dukungan psikosial bagi anak-anak dan orang tua yang mengalami trauma.

Tag : Gempa Palu
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top