KPU Siap Fasilitasi Jika Perlu Hentikan Kampanye di Palu

Komisi Pemilihan Umum siap memfasilitasi peserta pemilihan umum jika keadaan memungkinkan untuk menghentikan kegiatan kampanye di Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya akibat dampak gempa bumi yang disusul tsunami.
Jaffry Prabu Prakoso | 02 Oktober 2018 20:54 WIB
Sejumlah kerusakan akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9). - ANTARA FOTO/BNPB/pras

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum siap memfasilitasi peserta pemilihan umum jika keadaan memungkinkan untuk menghentikan kegiatan kampanye di Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya akibat dampak gempa bumi yang disusul tsunami.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan bahwa sampai saat ini kondisi tersebut masih belum diperlukan.

“Kampanye tidak bisa kita hentikan. Tapi kalau di Sulawesi Tengah ada kesepakatan untuk dihentikan ya silakan. Atau kalau kedua belah pihak tidak mau berkampanye atas nama kemanusiaan, silakan tapi tidak kemudian meniadakan kampanye seluruh indonesia,” katanya di gedung KPU, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Jika peserta pemilu ingin menghentikan kampanye, Ilham menjelaskan bahwa tidak perlu ada keterangan tertulis dari semuanya.

Meski begitu Ilham menyarankan agar tidak ada orang yang memanfaatkan bencana ini sebagai agenda politik.

“Kalau misalnya mereka ingin kampanye, Masyarakat kan bisa menilai, lagi bencana gini malah kampanye. Ya soal kemanusiaan, bukan lain-lain,” ungkapnya.

Ilham menambahkan lebih baik peserta pemilu fokus pada kemanusiaan dan membantu korban yang membutuhkan tanpa memunculkan tanda-tanda yang menjurus ke arah kampanye.

Tag : kpu, Gempa Palu
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top