Evakuasi Diintensifkan, Pemulihan Infrastruktur Digenjot

Pemerintah mengintensifkan evakuasi korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala dalam upaya memulihkan kondisi di Sulawesi Tengah.
Tim Bisnis Indonesia | 02 Oktober 2018 11:51 WIB
Fakta dan data gempa Palu-Donggala Senin 1 Oktober 2018. - Bisnis/Radityo Eko

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah mengintensifkan evakuasi korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala dalam upaya memulihkan kondisi di Sulawesi Tengah.

Penangan gempa Palu-Donggala menjadi topik headline koran cetak Bisnis Indonesia edisi Selasa (2/10/2018). Berikut laporannya.

Adapun, pemulihan jaringan listrik dan komunikasi, pengadaan bahan bakar minyak, serta distribusi bantuan menjadi tahapan krusial berikutnya dalam tanggap darurat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memegang peran utama untuk memaksimalkan anggaran sebesar Rp560 miliar yang telah dicairkan oleh Kementerian Keuangan, Senin (1/10/2018).

“Hari ini juga sudah cair, karena sudah diproses akhir pekan kemarin. Semuanya masuk ke dalam anggaran yang disebut on call, ini adalah untuk kedaruratan. Kita masih belum masuk dalam proses mengidentifikasi apalagi merehabilitasi,” tegas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

BNPB, katanya, memiliki kewenangan dan pengetahuan daerah-daerah mana saja yang memiliki prioritas tinggi dalam tahap tanggap darurat, terutama menyangkut evakuasi korban yang sudah memasuki hari keempat, pengadaan BBM, pemulihan jaringan listrik dan komunikasi serta distribusi bantuan.

Pengadaan BBM PT Pertamina (Persero), misalnya, telah mengirimkan pasokan Solar sebanyak 4.000 liter ke Palu, menggunakan Pesawat Air Tractor 802 dari Bandara Juwata Tarakan, Kalimantan Utara.

Selain itu, perusahaan migas pelat merah itu juga tetap mengupayakan pelayanan BBM, khususnya Solar, di rumah sakit, PLN, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pascabencana.

Pasokan Solar untuk PLN, rencananya digunakan memulihkan listrik di sebagian wilayah Donggala dan Palu, di mana Pertamina akan menyuplai kebutuhan PLN ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Topoyo dan PLTD Pasangkayu di Sulbar, dengan mekanisme alih suplai dari Pare-pare.  Sementara suplai ke PLTD Siboang di Sulteng, dipasok dari Toli Toli.

“Untuk PLTD lain di Palu, kami akan terus koordinasikan dengan PLN wilayah Sulutenggo untuk pengambilan BBM dari depot terdekat seperti Toli Toli, Poso dan Gorontalo,” ujar Unit Manager Communication and CSR Marketing Operation Region VII Pertamina Roby Hervindo.

Jaringan Listrik Pemulihan kelistrikan menjadi salah satu fokus perhatian mengingat 60% jaringan listrik lumpuh pascagempa bumi dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9). Pada saat bersamaan, pemulihan jaringan listrik sangat tergantung pada pasokan BBM yang juga menemui kendala.

Data pemantauan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan pada kondisi normal atau sebelum terjadinya bencana, yaitu pada Kamis (27/9), daya mampu kelistrikan atau pasokan listrik mencapai 156,21 Megawatt. Adapun, pada Senin (1/10), daya kelistrikan hanya sebesar 95 MW. Dengan perbandingan waktu dan kondisi yang sama, beban puncak pascagempa tercatat hanya 14 MW, dibandingkan kondisi normal yaitu 138,74 MW.

Sementara itu, dari sisi jaringan distribusi listrik, dari total 47 unit penyulang dan 2.111 unit gardu distribusi di Palu, semuanya padam akibat gempa. Akibatnya, total 231.334 pelanggan PLN mengalami pemadaman listrik.

Perbaikan komunikasi Adapun, pemulihan layanan telekomunikasi masih terus diupayakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang hingga kemarin masih kesulitan mengakses kondisi di lapangan.

“Kami belum dapat data pastinya . Yang sudah beroperasi 1.728 BTS,” ujar Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu, saat dihubungi Bisnis, Senin (1/10) malam.

Dia menyebut sebagian besar base transceiver station (BTS) belum beroperasi karena terputusnya pasokan listrik. Di sisi lain, akses untuk menyediakan genset terkendala akses karena jalan tertutup reruntuhan bangunan.

GM External Communications Telkomsel Denny Abidin memastikan tujuh titik prioritas mendapatkan layanan telekomunikasi, yaitu kantor pemerintahan, kantor polisi, kompleks pengungsian, bandar udara, posko Badan SAR Nasional (Basarnas), rumah sakit, dan balaikota untuk pengungsian.

Transportasi & Logistik Sementara itu, demi membuka akses bantuan bagi korban bencana, Kementerian Perhubungan mulai memberikan izin lagi bagi pesawat komersial dari dan menuju Palu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pesawat yang dapat mendarat dan terbang dari Bandara Mutiara Sis Al-Jufri hanya yang berjenis ATR. (k24/k36/Samdysara Saragih/Rinaldi M. Azka/Yanita Petriella/Dwi Nicken Tari/M. Richard/Dewi A. Zuhriyah/Sri Mas Sari/Hendra Wibawa/Dara Aziliya)

Tag : Gempa Palu
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top