Rizieq Shihab Tak Tahu Alasan Pemerintah Arab Saudi Cekal Dirinya

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, tak bisa keluar dari Arab Saudi.
JIBI | 27 September 2018 09:48 WIB
Fadli Zon bertemu Rizieq Syihab di Mekkah. - Instagram Fadli Zon

Bisnis.com, JAKARTA - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, tak bisa keluar dari Arab Saudi.

Rizieq Shihab, yang berada di negeri itu sejak ditetapkan tersangka dalam kasus pornografi di Tanah Air pertengahan 2017—penyidikannya telah dihentikan—sudah tiga kali gagal bepergian.

Sekretaris Jenderal Koordinator Pelaporan Bela Islam Novel Bamukmin mengungkapkan hal itu di Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

Dia mencontohkan satu jadwal Rizieq Shihab pada Juli lalu.

“Tahu-tahu dapat pencekalan, tidak bisa terbang,” katanya.

Menurut Novel, pencekalan terjadi sejak Juli 2018. Saat itu, Rizieq Shihab hendak menyambangi Malaysia untuk menyelesaikan disertasi. Namun, Imigrasi Arab Saudi tak memperbolehkan pentolan FPI itu pergi.

Hingga kini, Novel menambahkan, Rizieq Shihab tak mengetahui alasan pencekalan. Atas alasan itu, FPI dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menemui Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon pada Selasa (25/9/2018).

Menurut Novel, FPI dan GNPF Ulama meminta DPR memanggil Kapolri, Menteri Luar Negeri, dan perwakilan RI di Arab Saudi untuk menjelaskan apa yang terjadi sesungguhnya terhadap Rizieq Shihab.

“Apakah karena dilindungi Arab Saudi atau memang benar-benar ingin dihabiskan visa yang ada di Saudi kemudian ditahan secara inkonstitusional,” kata Novel bertanya-tanya.

Lapor ke DPR

FPI dan tim advokasi GNPF Ulama telah mengadukan dugaan pencekalan yang dialami pimpinan FPI, Rizieq Shihab, di Arab Saudi ke Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR.

Pertemuan telah dilakukan antara juru bicara FPI, Munarman; anggota tim advokasi GNPF Ulama; Nasrulloh Nasution; dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

“Pertemuan digelar di ruang rapat pimpinan DPR, Selasa (25/9/2018),” kata Sekretaris Jenderal Koordinator Pelaporan Bela Islam Novel Bamukmin di Markas Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

Rizieq Shihab awalnya menyingkir ke negeri itu setelah penetapan dirinya sebagai tersangka kasus pornografi pada pertengahan tahun lalu, tapi kini penyidikannya telah dihentikan. Sejak Juli lalu, Rizieq Shihab tiga kali berencana terbang ke Malaysia, tapi selalu digagalkan imigrasi Arab Saudi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arab saudi, habib rizieq

Sumber : Tempo
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top